KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dua bangunan pabrik kemenyan milik CV Damarindo yang berlokasi di Gang Masjid, Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, terbakar pada Senin, 20 Juli 2026sore.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Kamaludin mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 17.15 WIB. Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dengan 60 personel dikerahkan untuk melakukan proses pemadaman.
“Kurang lebih pukul 17.15 WIB, kita mendapatkan informasi bahwasanya di Jalan Bayur terjadi kebakaran. Kebetulan yang terbakar CV Damarindo, bergerak di bidang dupa,” kata Kamaludin.
Dugaan Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Kamaludin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang melanda dua bangunan tersebut. Petugas masih menunggu informasi lebih lanjut karena belum bertemu dengan pemilik pabrik.
BACA JUGA : Kota Tangerang Dinilai Siap Jadi Hub Industri Halal, Ditopang PDRB Rp224,79 Triliun dan 58 Ribu UMKM
“Sampai saat ini saya belum bisa bertemu dengan pemilik. Dugaan sementara juga belum bisa memastikan apakah korsleting arus pendek listrik atau dari pembakaran,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 34 hingga 36 derajat Celsius juga dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Proses Pemadaman Sempat Terkendala Kemacetan
Proses pemadaman kebakaran sempat mengalami kendala akibat kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan Bayur merupakan salah satu jalur alternatif yang ramai dilintasi masyarakat menuju Teluknaga, Kampung Melayu, hingga Sepatan.
BACA JUGA : Wali Kota Tangerang Kenang Rusdi Alam sebagai Putra Terbaik Kota Tangerang
“Kendalanya karena tadi bertepatan dengan jam pulang kantor atau jam pulang kerja. Jalan Bayur ini memang perlintasan warga pulang ke Teluknaga, Kampung Melayu, Sepatan, dan jalur alternatif, jadi agak sedikit macet,” jelasnya.
Kamaludin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sebanyak 14 unit armada yang dikerahkan merupakan gabungan dari Mako Damkar, UPT Periuk, Ciledug, Batuceper, dan Pinang.
Warga Diimbau Tak Bakar Sampah Sembarangan
Di tengah kondisi cuaca yang panas, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan sedang kering.
“Situasi sekarang suhu panasnya sampai 34 sampai 36 derajat Celsius, diharapkan jangan membakar sampah sembarangan karena itu akan menyebabkan terjadi kebakaran. Imbauan kepada masyarakat, jangan membakar sembarangan,” pungkasnya.









