KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PSI, Christian Lois, memberikan sejumlah masukan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang. Ia berharap arah kebijakan anggaran yang disusun pemerintah dapat lebih dekat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
KUA-PPAS Jadi Dasar Arah Kebijakan Anggaran
KUA-PPAS merupakan dokumen yang menjadi dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). KUA berisi gambaran umum kebijakan anggaran, sedangkan PPAS memuat prioritas program serta batas maksimal anggaran yang dapat dialokasikan untuk setiap program dan kegiatan pemerintah daerah.
Christian mengatakan, pembahasan KUA-PPAS menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal pemerintah daerah. Karena itu, ia berharap setiap pengajuan anggaran dapat benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Pembahasan KUA PPAS menjadi kesepakatan arah kebijakan fiskal. Kami berharap pengajuan platform anggaran bisa bersentuhan langsung dan dekat sedekat nadi terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Christian, saat dikonfirmasi Lensa Banten pada Selasa, 21 Juli 2026.
Dorong Bantuan Rumah Ibadah dan Posyandu
Dalam pembahasan tersebut, Christian turut mendorong adanya bantuan hibah untuk rumah ibadah. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk membantu masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
Ia juga memberikan masukan terkait kebutuhan perlengkapan Posyandu di lingkungan masyarakat. Pemenuhan fasilitas tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan pelayanan Posyandu bagi warga.
Tunjangan Guru Agama Muslim dan Non-Muslim
Selain itu, Christian mendorong agar pemerintah memperhatikan pemberian tunjangan bagi guru agama, baik Muslim maupun non-Muslim. Ia berharap kebijakan tersebut dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap para guru yang berperan dalam pendidikan keagamaan.
“Kami memberikan masukan agar bantuan hibah rumah ibadah, perlengkapan Posyandu, dan tunjangan guru agama Muslim maupun non-Muslim dapat menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran,” katanya.
Christian berharap usulan tersebut dapat dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Ia menegaskan, program yang dianggarkan harus memiliki manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.









