KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Masyarakta di Kota Tangerang terancam kekurangan pasokan air bersih. Hal ini lantaran suplai bahan baku air untuk perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Benteng berkurang.
Setelah ditelusuri, diketahui dari 10 pintu air ada 4 yang mengalami kerusakan sehingga debit air Sungai Cisadane yang seharusnya tertampung malah terus mengalir dan permukaan airnya menjadi turun.
Direktur Utama PDAM Tirta Benteng Doddi Effendy menjelaskan bahwa akibat dari kerusakan yang terjadi di pintu air 10 tersebut mengakibatkan produksi air bersih PDAM Tirta Benteng kota Tangerang berkurang sampai 40%.
“Ketinggian air normalnya itu di atas 13 meter sekarang tinggal 10 meteran, ini berpengaruh ke intake PDAM yang produksinya menurun sampai 60%,” jelasnya.
Perihal itu, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, meminta kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2) selaku pengelola Bendungan Pasar Baru untuk segera memperbaiki kebocoran yang terjadi di Pintu Air 10 tersebut.
“Tadi saya sudah menelepon Kepala BBWS C2, Pak Bambang Heri Mulyono, dan saya sudah meminta agar perbaikan segera dilakukan secepatnya,”.
Selain itu, Arief, juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk terus berkoordinasi dengan pihak BBSW C2 dan juga dengan pihak PDAM terkait inventarisasi dan fasilitasi berbagai sarana pendukung agar proses perbaikan dapat berjalan optimal dan cepat.








