JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – The Lantis menghadirkan interpretasi emosional yang berbeda melalui perilisan lagu “(Jangan Terlalu) Posessif”, karya yang sebelumnya dipopulerkan Naif. Alih-alih menampilkan sosok posesif sebagai karakter yang sepenuhnya negatif, mereka justru mengajak pendengar melihat emosi tersebut dari sudut pandang yang lebih manusiawi.
Melalui aransemen baru yang lebih hangat dan santai, The Lantis menyampaikan bahwa rasa takut kehilangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan cinta seseorang.
Gitaris The Lantis, Ojan, mengatakan lagu ini berada di wilayah yang tidak menghakimi siapa pun. “Ada rasa acceptance atau mixed feelings dari sifat posessif,” ungkap Ojan.
Menurutnya, lagu tersebut menjadi ruang bagi siapa pun untuk menerima kenyataan bahwa rasa cemas, takut kehilangan, hingga keinginan memiliki seseorang adalah emosi yang kerap muncul ketika seseorang benar-benar jatuh cinta.
Pendekatan itu menjadi pembeda utama dibandingkan versi sebelumnya, sekaligus memperlihatkan kedewasaan musikal The Lantis dalam menyampaikan pesan melalui lagu. (san/*) #foto dok. the lantis








