JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID– UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mengakselerasi internasionalisasi berbagai program studi pada 12 Fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana. Rabu, 11 Desember 2024.
Salah satunya dengan melaksanakan akreditasi internasional melalui Lembaga penjaminan mutu internasional ACQUIN (Accreditation, Certification, and Quality Assurance Institute) pada 50 program studi di sejumlah fakultas dalam akreditasi internasional berlangsung Senin-Jumat (09-13 Desember 2024).
50 program studi yang diagendakan mendapatkan visitasi akreditasi lembaga penjaminan mutu yang terdaftar sebagai anggota European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR) tersebut.
Ke-50 program studi ini terbagi dalam 9 klaster visitasi, yaitu Islamic Studies I, Education I, Social, Communication, and Management, Sociology, Politics and International Relations, Islamic Studies II, Language and History. Selanjutnya, Economics and Business, Legal Studies, dan Education II.
Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. dalam berbagai kesempatan mengungkapkan komitmen UIN Jakarta dalam mengakselerasi internasionalisasi UIN Jakarta sebagai salah satu program prioritas.
Lainnya, implementasi digitalisasi, reformasi birokrasi, green campus. “Semoga proses akreditasi internasional ini berjalan lancar dan UIN Jakarta mendapatkan hasil yang optimal,” sambutnya.
Lebih lanjut, Rektor Asep Jahar menuturkan, proses akreditasi internasional sendiri dilakukan bukan hanya mendukung upaya internasionalisasi, melainkan juga mengukur, memetakan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Menurutnya, akreditasi juga menjadi instrumen strategis untuk memastikan bahwa institusi pendidikan tinggi memenuhi standar kualitas yang ditetapkan sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan.
“Termasuk memberikan jaminan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan bahwa layanan yang diberikan sesuai dengan ekspektasi global maupun kebutuhan lokal,” tandasnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi S.Ag., S.H., M.H., M.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan visitasi akreditasi internasional oleh ACQUIN. Menurutnya, proses ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing global UIN Jakarta.
“Proses akreditasi internasional ini memberikan peluang bagi UIN Jakarta untuk menunjukkan kualitas akademiknya di tingkat global sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan. Kami berharap seluruh prodi yang divisitasi dapat meraih hasil terbaik,” ujarnya.









