Akses Menuju BIS Dibahas, Pelebaran Jalan Serang–Pandeglang Masuk Rencana Strategis

KOTA SERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Banten Kementerian PUPR mulai membahas rencana strategis pelebaran Jalan Raya Serang–Pandeglang. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas menuju Banten Internasional Stadium (BIS) agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa BIS sebenarnya memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton. Namun, keterbatasan akses jalan membuat stadion tersebut saat ini baru mampu menampung sekitar 5 ribu penonton untuk kegiatan berskala besar.

Bacaan Lainnya

“Kendalanya adalah akses Jalan Raya Serang–Pandeglang yang belum memadai untuk kegiatan berskala besar,” kata Andra usai menghadiri acara ground breaking pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Banten, pada Selasa 13 Januari 2026.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pengembangan sarana dan prasarana di kawasan BIS. Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan fasilitas pendukung stadion yang berlokasi di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

“Total anggaran yang kita keluarkan tahun ini Rp 14 miliaran untuk penambahan sarana, prasarana, dan fasilitas di Banten Internasional Stadium (BIS),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten Arlan Marzan kepada awak media, Rabu 4 Juni 2025.

Arlan menjelaskan, penambahan fasilitas yang direncanakan meliputi pemasangan pagar perimeter, pembangunan akses jalan baru, serta penyediaan area parkir. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan terhadap optimalisasi pemanfaatan stadion ke depan.

“Pak Gubernur saat ini tengah fokus dalam pemanfaatan BIS termasuk nanti pengembangan sport centernya. Nah salah satunya untuk BIS ini kita membangun pagar perimeter, membangun satu akses jalan lagi didepan, tempat parkir dan pematangan lahan supaya ada bukit yang menghalangi visual BIS dari pinggir jalan, Insyaallah tahun ini fasilitas selesai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arlan menyebutkan bahwa BIS telah dilengkapi berbagai fasilitas utama dengan kapasitas 30.038 kursi penonton yang tersebar di lima lantai. Selain itu, tersedia pula sejumlah ruang penunjang seperti assembly hall, ruang ganti pemain, hingga VIP hall.

“Untuk fasilitas kita bagi kedalam 8 zona, di zona 1 ada ruang Assembly hall, ruang ganti pemain, ruang lounge, sanitair dan cubicle, di zona 2,3 dan 4 ada VIP hall lantai 2, tangga VIP dan koridor, di zona 5 ada pintu akses tribun, signage dinding, signage room, signage dinding dan kolom. Kemudian di zona 6,7 dan 8 ada railing sisi ramp, railing akses tangga, railing perimeter railing tangga tribun,” tandasnya.

Dengan perencanaan pelebaran jalan serta peningkatan fasilitas pendukung, Pemerintah Provinsi Banten berharap BIS dapat difungsikan secara maksimal sebagai stadion bertaraf besar. Ke depan, stadion ini juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan olahraga yang mampu menampung kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.