Josh Holmes Ubah “Say Yes” Jadi Soundtrack Pernikahan, Lebih Intim dan Personal

foto dok. josh holmes
foto dok. josh holmes

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Ada lagu yang dibuat untuk mengisi playlist, tetapi ada pula lagu yang diciptakan untuk menjadi bagian dari sebuah kenangan. Josh Holmes ingin “Say Yes (Wedding Version)” berada di kategori kedua.

Dirilis pada Jumat, 7 Agustus 2026, single tersebut menghadirkan versi baru dari lagu “Say Yes” dengan pendekatan akustik yang jauh lebih intim.

Bacaan Lainnya

Lagu ini menjadi single perdana sekaligus pintu masuk menuju **“The Bali Sessions (Acoustic EP)”**, proyek empat lagu yang menjadi salah satu karya paling personal Josh Holmes hingga saat ini.

Bagi musisi pop-punk asal Warwickshire, Inggris, tersebut, “Wedding Version” bukan sekadar perubahan aransemen.

Lagu ini merupakan interpretasi tentang cinta yang tidak lagi membutuhkan banyak suara untuk terasa kuat.

“Versi Wedding lagu ini berbicara tentang cinta yang tenang dan pasti,” kata Josh Holmes.

Ia menggambarkan cinta dalam lagu tersebut sebagai perasaan ketika seseorang tidak lagi membutuhkan banyak alasan untuk mengetahui bahwa ia telah menemukan orang yang tepat.

“Cinta yang membuatmu menatap seseorang dan langsung tahu,” lanjutnya.

Karakter tersebut kemudian diterjemahkan melalui aransemen akustik yang hangat. Nuansa musiknya terasa lebih lembut dibandingkan versi asli sehingga memberikan ruang lebih besar bagi vokal dan emosi lagu.

Josh berharap lagu ini dapat hadir dalam berbagai momen penting kehidupan.

“Saya berharap orang-orang bisa menggunakannya untuk momen spesial mereka, baik itu pernikahan, lamaran, atau sekadar mengucapkan ‘ya’ kepada orang yang terasa seperti rumah,” ujarnya.

Inspirasi utama di balik versi tersebut datang ketika Josh berada di Bali.

Bali memberikan atmosfer yang berbeda dari kehidupan panggung dan perjalanan kariernya sebagai musisi independen. Di sana, ia menemukan kesempatan untuk mengerjakan kembali sejumlah materi dengan pendekatan yang lebih jujur.

“Saya mulai menulis dan mengerjakan ulang ‘Say Yes’ saat berada di Bali,” ungkapnya.

Ia menyebut ketenangan Bali sebagai salah satu faktor yang membuatnya berani menyederhanakan lagu.

“Ada sesuatu dari suasana di sana. Ketenangan, cahaya bulan, dan perasaan hadir sepenuhnya yang membuat saya ingin menyederhanakan lagu ini dan membuatnya lebih intimate,” tuturnya.

Kedekatan Josh dengan Indonesia semakin kuat setelah konser headline-nya di Jakarta pada Mei 2026 berhasil sold out hanya dalam lima hari.

Pencapaian tersebut menjadi menarik karena Josh membangun kariernya tanpa dukungan label besar maupun promotor besar. Meski demikian, karyanya telah meraih ratusan ribu streams dan mendapat perhatian dari BBC Introducing.

Kini, ia membawa cerita lain melalui “The Bali Sessions”.

“EP ‘The Bali Sessions’ adalah cara saya membagikan babak hidup itu kepada semua orang. Lagu-lagu akustik ini adalah karya paling personal yang pernah saya rilis sejauh ini,” katanya.

Perjalanan proyek ini akan terus berlanjut. Pada 4 September 2026, Josh akan merilis “Perfect”, cover dari Simple Plan.

“Last First Kiss” versi akustik kemudian dijadwalkan hadir pada 25 September, sebelum “The Bali Sessions (Acoustic EP)” lengkap dirilis pada 18 Oktober 2026.

“Say Yes (Wedding Version)” kini dapat didengarkan melalui Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan berbagai platform digital lainnya. (san/*) #foto dok. josh holmes

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.