TANGERANG, LENSABANTEN. CO. ID– PT KPM yang merupakan anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan 150 paket sembako kepada warga di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Jumat 7 Agustus 2026.
Paket bantuan yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, dan mi instan. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Legal sekaligus Juru Bicara PT KPM, Budiman, mengatakan kegiatan berbagi tersebut dilandasi keyakinan bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami percaya kebaikan sekecil apa pun dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Kami juga ingin mengajak semua pihak untuk menumbuhkan rasa empati, kebersamaan, dan semangat saling membantu,” ujar Budiman.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang dan perhatian kepada sesama.

“Ketika kita berbagi, bukan hanya bantuan yang kita berikan, tetapi juga kasih sayang. Kita ingin masyarakat tahu bahwa di tengah kesulitan yang mereka hadapi masih ada yang peduli, memberikan perhatian dan harapan,” katanya.
Budiman berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus menebarkan kebaikan.
“Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan semakin banyak orang yang peduli dalam semangat gotong royong. Terima kasih kepada seluruh relawan, media, dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Intan, warga RT 02/RW 04 Kelurahan Pasir Jaya yang datang bersama anaknya yang berusia dua tahun, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih atas bantuan dari PT KPM. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami sebagai warga sekitar. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan,” kata Intan.








