TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Lonjakan penumpang terjadi di Terminal Poris Plawad selama periode arus balik Lebaran 22–29 Maret 2026. Total sebanyak 5.761 penumpang tercatat menggunakan layanan terminal, meningkat dibanding tahun lalu yang berjumlah 4.709 penumpang.
Kondisi arus balik tahun ini dinilai berjalan cukup tertib meski terjadi peningkatan volume penumpang. Pihak pengelola terminal memastikan pelayanan tetap berjalan optimal sepanjang periode tersebut.
“Alhamdulillah, pelayanan arus balik Lebaran di Terminal Poris Plawad berjalan cukup lancar. Jumlah penumpangnya juga mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya. Selama sepekan terakhir ada 5.761 penumpang, dengan rincian 750 penumpang datang dan 5.011 penumpang berangkat,” ujar Alwien saat di hubungi via Whatsapp pada Senin, 30 Maret 2026.
Aktivitas mobilitas masyarakat pasca-Lebaran terlihat meningkat signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada arus balik 2025, jumlah penumpang masih berada di angka 4.709 orang.
Selain itu, frekuensi operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) juga mengalami peningkatan selama masa arus balik. Setiap harinya, rata-rata 160 hingga 200 unit bus diberangkatkan untuk melayani penumpang.
Puncak kepadatan terjadi pada 28 Maret 2026 dengan pergerakan bus yang cukup tinggi. Pada hari tersebut, tercatat masing-masing 191 bus berangkat dan tiba di terminal.
Peningkatan jumlah penumpang ini dinilai sebagai sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat pada transportasi darat. Layanan bus AKAP masih menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh.
Keberadaan posko terpadu turut berperan dalam mendukung kelancaran arus balik di terminal. Fasilitas yang disediakan mencakup informasi perjalanan, layanan kesehatan, hingga sistem pengamanan terpadu.
“Posko terpadu sangat membantu penumpang. Pelayanan menjadi lebih maksimal dan penumpang merasa lebih aman serta nyaman selama berada di terminal,” tambahnya.
Dengan tingginya jumlah penumpang selama arus balik ini, pengelola Terminal Poris Plawad memastikan kesiapan layanan tetap terjaga. Upaya antisipasi juga akan terus dilakukan untuk menghadapi lonjakan mobilitas pada periode libur berikutnya.










