Balita 4 Tahun di Kunciran Indah Tewas Usai Hanyut di Genangan Air Hujan

Korban Tenggelam di Danau Situ Gede Moderland, 3 Bocah Meninggal Dunia
ILUSTRASI

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Seorang balita berusia 4 tahun bernama Alfan ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang usai hanyut di genangan air hujan di kawasan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu, 18 Juni 2025. Sekitar pukul 12.30 WIB, korban terakhir kali terlihat bermain air di sekitar rumahnya di Jalan Cakra Buana II Blok K23 No. 2, RT 10/RW 19. Tak berselang lama, orang tuanya menyadari korban menghilang dan segera mencari bantuan.

Bacaan Lainnya

Laporan kehilangan diterima oleh UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ciledug, BPBD Kota Tangerang, pada Kamis, 19 Juni 2025, pukul 11.05 WIB. Regu 1 Pos Pinang langsung bergerak menuju lokasi lima menit kemudian dan tiba sekitar pukul 11.15 WIB.

Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran sepanjang aliran air dari titik awal hingga radius sekitar 50 meter. Setelah hampir empat jam pencarian, tepat pukul 15.00 WIB, jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

“Korban ditemukan sekitar pukul tiga sore setelah tim melakukan penyisiran manual. Kami turut berduka atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat musim hujan, terutama terhadap anak-anak yang bermain di sekitar genangan atau saluran air,” ujar Andia saat dikonfirmasi Lensa Banten pada Jumat, 20 Juni 2025.

Ayah korban, Iwan (38), menjadi saksi langsung dalam peristiwa ini. Ia tinggal di Jalan Gunung Sinabung K21 No. 12, RT 09/RW 01, Kelurahan Kunciran Indah, dan mengaku sempat mencari korban sendiri sebelum akhirnya meminta bantuan.

Petugas dari Regu 1 Pos Pinang dan UPT Damkar Ciledug menyatakan bahwa proses pencarian dan evakuasi berlangsung lancar. Laporan resmi telah disampaikan sebagai bagian dari dokumentasi penanganan darurat oleh BPBD Kota Tangerang.

Peristiwa ini menambah daftar panjang korban anak-anak yang menjadi korban kecelakaan di area rawan banjir dan genangan, dan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan serta keselamatan lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.