JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Aktris legendaris Christine Hakim tidak sembarangan menerima tawaran berakting, dan keputusan untuk bermain dalam film “Bila Esok Ibu Tiada” oleh rumah produksi Leo Pictures pun melalui pertimbangan matang.
Christine mengungkapkan alasannya menerima tawaran tersebut. “Saya mau main di film ini karena sutradaranya Rudi Soedjarwo dan lawan main Slamet Rahardjo, Ardinia Wirasti, serta yang lainnya,” jelas Christine Hakim.
Christine mengaku mulai mengagumi sutradara Rudi Soedjarwo sejak film “Ada Apa Dengan Cinta”. “Saya mulai suka dengan Rudi Soedjarwo ketika ia menggarap film tersebut. Makanya, ketika ditawari untuk main di ‘Bila Esok Ibu Tiada’, saya langsung setuju karena Rudi yang menyutradarai,” tambahnya.
Dalam film ini, Christine juga merasa senang bisa berkolaborasi lagi dengan Slamet Rahardjo, sesama alumnus Sanggar Teater Populer milik almarhum Teguh Karya.
“Saya sudah 20 tahun nggak main bareng dengan Mas Slamet, jadi bisa main bareng lagi ini seperti kangen-kangenan,” tutupnya.
Dengan pengalaman dan kecintaannya terhadap dunia perfilman, penampilan Christine Hakim dalam “Bila Esok Ibu Tiada” diharapkan akan memberikan nuansa yang mendalam dan mengesankan bagi para penonton. (san/*). # foto: dok. tebe









