Coretan ‘Adili Jokowi’ Muncul di Kota Tangerang, Peneliti BRIN: Ekspresi Aspirasi Publik

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Aksi vandalisme dengan coretan bertuliskan ‘Adili Jokowi’ terus bermunculan di berbagai kota di Indonesia, seperti Yogyakarta, Malang, Surabaya, Solo, Medan, dan Jakarta.

Pantauan LensaBanten.co.id pada Senin, 17 Februari malam, menunjukkan bahwa coretan serupa juga ditemukan di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan Bouraq, jembatan lama.

Bacaan Lainnya

“Belum lama sih, Bang, coretannya ada. Yang pasti coretan ini bagian dari keresahan masyarakat ke pemerintah karena yang kita bisa lihat aja, Bang, rakyat dibuat susah,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.

Peneliti BRIN: Ekspresi Aspirasi Publik

Menanggapi fenomena ini, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, menyebut bahwa coretan tersebut merupakan bentuk ekspresi publik atas berbagai persoalan yang ditinggalkan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Saya pikir itu bagian dari ekspresi aspirasi publik atas berbagai macam permasalahan sekarang yang kemudian ditafsirkan sepihak sebagai akibat dari berbagai kebijakan presiden sebelumnya, yaitu Jokowi,” ungkap Wasisto.

Meskipun coretan ini dapat dikategorikan sebagai vandalisme, Wasisto tidak menampik bahwa hal tersebut juga merupakan bentuk aspirasi publik.

Coretan ‘Adili Jokowi’ Muncul di Kota Tangerang, Peneliti BRIN: Ekspresi Aspirasi Publik

“Saya pikir segala bentuk vandalisme itu memang berlawanan dengan hukum, namun demikian perlu adanya pendekatan keadilan restoratif,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan reaksi publik terhadap berbagai persoalan yang muncul selama kepemimpinan Jokowi.

“Berbagai coretan itu bagian dari aspirasi publik yang perlu dipertimbangkan solusinya oleh Pemerintahan Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Aksi Demontrasi Mahasiswa

Diketahui, pada Senin 17 Februari 2025, ribuan mahasiswa dari berbagai elemen sudah mulai turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi mendesak aparat penegak hukum mengadili Jokowi.

Mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) hingga Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Ketua Koordinator BEM SI, Herianto, menegaskan kepada wartawan kami melakukan aksi serentak di daerah-daerah hingga Jakarta. Dalam aksinya, kami membawa sejumlah tuntutan, antara lain:

1. Mendesak agar Prabowo mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.
2. Transparansi status pembangunan.
3. Tansparansi keseluruhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
4. Tolak revisi UU Mineral dan Batubara (Minerba).
5. Tolak dwifungsi TNI.
6. Tangkap dan adili Jokowi. Ketujuh, sahkan RUU Perampasan Aset.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.