Ditanya kapan batas waktu nama Bacakada akan diumumkan oleh PKB Kota Tangerang, Fuady mengaku masih belum dipastikan yang pasti sebelum waktu pendaftaran Bacalon Wali kota dan Bacalon wakil walikota Tangerang di 27 Agustus 2024 mendatang.
KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Partai kebangkitan bangsa (PKB) menggelar Taaruf dan pemaparan visi misi Pilkada Bakal calon dan wakil wali kota Tangerang Periode 2205-2029 di hotel Pakons, Kota Tangerang, Minggu, 19 Mei 2024. Ada delapan bakal calon kepala daerah (Bacakada) Kota Tangerang yang ikut serta.
Para bacakada yang ikut serta tersebut diantaranya Erlangga Yudha Nugraha, Hilmu Fuad, Ahmad Amarullah, Sachrudin, Frediyanto, Jazuli Abdillah, Jamaluddin dan Helmi Halim.
Ketua DPC PKB Kota Tangerang Ahmad Fuady menjelaskan, usai dilakukan paparan visi misi para bacakada nanti akan dilakukan survey oleh DPP PKB yang akan mengerucut pada tiga nama Bacakada.
“Setelah kegiatan ini DPP PKB akan mengadakan survey dari 8 Bacakada akan dilihat hasil survey nanti tiga besar akan mengikiti uji kelayakan dan kepatutan oleh DPP, ” Jelasnya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa DPC PKB Kota Tangerang tidak memungut biaya dalam kegiatan visi misi Bacakada namun biaya berasal dari para Bacakada sendiri.
“Dari 8 Bacakada ini mereka mengumpulkan (dana) sendiri dan terkumpul 80 juta yang digunakan untuk fasilitas tempat, ” Ungkapnya.
Ditanya kapan batas waktu nama Bacakada akan diumumkan oleh PKB Kota Tangerang, Fuady mengaku masih belum dipastikan yang pasti sebelum waktu pendaftaran Bacalon Wali kota dan Bacalon wakil walikota Tangerang di 27 Agustus 2024 mendatang.
Ia melanjutkan, partainya saat ini masih terbuka bagi partai manapun yang akan berkoalisi dalam pencalonan kepala daerah kota Tangerang.
“Saat ini kita bersinergi membangun kota Tangerang, lnsyaAllah dengan manapun kalau elektabilitas dan popularitas tinggi maka kita bisa memberikan rekomendasi itu sesuai arahab ketua umum,” Ujar Fuady.
Bacakada Erlangga Yudha Nugraha ditemui usai acara mengatakan dirinya telah memaparkan visi misi yang menyasar ke segmen anak muda di Kota Tangerang.
“Yang saya angkat tadi pada visi misi bagaimana Nanti pemerintah kota Tangerang bisa lebih merangkul anak muda, tidak hanya menjadi objeknya saja,” Katanya.
Ditanya soal optimisme meraih rekomendasi dari PKB, Erlangga mengaku optimis bakal meraihnya.
“Optimis, saya harap PKB bisa melihat secara detail bahwa ada anak muda yang memiliki potensi, ” Katanya.
Jamaluddin Usung Sekolah Gratis
Calon Bacakada lainnya Jamaluddin menyampaikan, visi yang diusung yakni terwujudkan kota Tangerang maju modern sejahtera yang berakhlakul karimah.
“Melalui visi itu dikuatkan ke mksi dengan mendorong etika dan integritas kota Tangerang untuk menanamkan budaya perilaku etis dan integritas diantara penduduknya, pemerintah serta pelaku usaha, ” Ujarnya.
Ia melanjutkan dengan moto akhlakul karimah akan diwujudian penguatan nilai agama sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing.
Misi lainnya yakni meningkatkan kesejahteraan dengan yang utama meningkatkan sektor pendidikan lewat program Tangerang Cerdas serta sekolah gratis.
“Saya kedepan berharap beasiswa untuk SMA harus kita fasilitasi termasuk untuk perguruan tinggi, ” Ujarnya.
Ia juga menyampaikan akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat akan menghadirkan perguruan tinggi negeri di Kota Tangerang.
Untuk hunian, Ia berencana akan membangun rumah susun ditengah pendapatan warga yang terbatas. Layanan lingkungan seperti sampah juga akan menjadi perhatian dimana setiap RT nanti akan pengolahan sampah.
“Sanitasi juga perlu kita tata agar lingkungan bersih sehingga tertata, ” Imbuhnya.
Pengangguran di kota Tangerang yang cukup tinggi, Jamaluddin menilai ini menjadi pekerjaan pemerintah selanjutnya. “Kita akan berkolaborasi dengan perusahaan, kita akan usahanya tekan angka pengangguran, ” Katanya.
Bacakada lainnya, Ahmad Amarullah ditemui usai paparan visi misi menuturkan dirinya mengusung 6 S (smart) dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Tangerang jika kelak terpilih sebagai Wali Kota.
Adapun 6 S tersebut yakni, smart people, smart living, smart governance, smart economy, smart environtment.









