Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Cikupa Berhasil Dipadamkan Setelah Hampir 24 Jam

Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Cikupa Berhasil Dipadamkan Setelah Hampir 24 Jam
Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Cikupa Berhasil Dipadamkan Setelah Hampir 24 Jam

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran yang melanda pabrik nugget dan sosis milik PT Adik Mart/CCK di Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, akhirnya berhasil dipadamkan pada Jumat, 29 Mei 2026 dini hari. Proses penanganan api berlangsung hampir 24 jam sejak pertama kali dilaporkan.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan proses pemadaman tuntas sekitar pukul 03.00 WIB. Meski demikian, petugas masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.

Bacaan Lainnya

“Untuk pemadaman sudah selesai di jam 3 pagi (03.00 WIB), saat ini satu pos standby di lokasi khawatir api menyala kembali,” ujar Achmad saat dikonfirmasi.

Luas Area dan Material Mudah Terbakar Jadi Kendala

Upaya pemadaman sempat menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Salah satunya karena luas bangunan yang terbakar serta banyaknya material yang mudah terbakar di dalam area pabrik.

Menurut Achmad, tumpukan bahan di lokasi membuat kobaran api cepat membesar dan menyulitkan petugas saat melakukan proses pemadaman. Kondisi tersebut menyebabkan petugas harus bekerja ekstra agar api tidak semakin meluas.

“Karena luas area yang terbakar dan juga menumpuknya bahan yang terbakar sehingga tim mengalami kesulitan untuk melakukan pemadaman,” kata dia.

Dilaporkan Warga Sejak Dini Hari

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 dini hari. Laporan pertama diterima melalui Call Center 112 Kabupaten Tangerang sekitar pukul 03.01 WIB dari warga sekitar lokasi kejadian.

Untuk menangani kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos wilayah. Armada yang diterjunkan berasal dari Pos Pasar Kemis, Tigaraksa, Curug, Balaraja, Rajeg, dan Kelapa Dua.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam untuk mengendalikan kobaran api. Langkah tersebut dilakukan agar api tidak merambat ke area lain di sekitar kawasan pabrik.

Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya korsleting listrik yang memicu munculnya api.

“Dugaan sementara penyebabnya konsleting listrik,” ujar Achmad.

Petugas masih melakukan pemantauan di area pabrik meski api telah berhasil dipadamkan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.