TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Plafon di Masjid Islamic Center BSD roboh akibat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa, 7 Oktober 2025, sekitar pukul 13.20 WIB. Kejadian itu terjadi di area pintu masuk selatan dengan luas kerusakan mencapai sekitar 20 meter persegi.
Hal tersebut disampaikan oleh Marbot Masjid Islamic Center BSD, Erwin, saat ditemui di lokasi kejadian. Ia menyebutkan angin bertiup sangat kencang hingga menyebabkan plafon ambruk.
“Tadi pas hujan, angin kencang dari arah utara ke selatan, muter-muter anginnya, jam 13.20 lah robohnya,” ujarnya.
Erwin menuturkan, kerusakan plafon tidak hanya terjadi di lantai satu, tetapi juga di lantai dua. Total terdapat tiga titik kerusakan di lantai dua.
“Lantai 1 di pintu selatan ini, di lantai 2 ada 3 titik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak pengelola masjid telah melaporkan insiden tersebut ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR). Laporan itu dilakukan karena bangunan masjid merupakan aset milik pemerintah daerah.
“Kita udah lapor ke Dinas Cipta Karya untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, pihak masjid tengah melakukan pembersihan puing dan menunggu pemeriksaan teknis dari dinas terkait untuk memastikan keamanan bangunan.








