Dompet Dhuafa dan Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) Bantu Penyintas Palestina di Mesir

Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa bersama Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) melakukan assessment ke rumah sakit-rumah sakit di Mesir diantaranya Rumah Sakit (RS) Kanker dan RS Palestina di Kairo

KAIRO, LENSABANTEN.CO.ID – Konflik di Palestina memasuki fase kritis setelah gencatan senjata berakhir pada 1 Desember lalu. Dompet Dhuafa bersama Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) merespons dengan menggulirkan bantuan kepada penyintas Palestina di beberapa rumah sakit di Mesir, termasuk Rumah Sakit Kanker dan Rumah Sakit Palestina di Kairo.

Tim kemanusiaan melakukan assessment ke rumah sakit-rumah sakit tersebut dan berkoordinasi dengan Palestinian Red Crescent Society (PRCS) untuk penanganan penyintas Palestina yang ditempatkan di rumah sakit-rumah sakit di Mesir, seperti El Arish, Institute Nashr, RS Kanker, dan RS Palestina di Kairo.

Bacaan Lainnya

“Kami ucapkan apresiasi untuk masyarakat Indonesia diwakili oleh Indonesian Humanitarian Alliances, atas kepeduliannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dengan segala keterbatasan, kami selalu berusaha untuk bisa membantu seluruh penyintas yang sudah melalui pintu Gaza dan masuk ke Rafah, Kami juga koordinasi dengan ERC sebagai lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah Mesir agar bisa menampung mereka di tempat yang layak,”kata Mai Aref, PhD, selaku Direktur PRCS Cairo dalam siaran persnya, Kamis 7 Desember 2023.

Salah satu pasien wanita, Samma, yang baru saja tiba dari Gaza, menceritakan pengalaman sulitnya keluar dari Gaza dan berusaha mencari tempat aman. Tim kemanusiaan juga mendistribusikan bantuan kepada penyintas di RS Palestina di Kairo.

Dian Mulyadi dari Dompet Dhuafa menyatakan bahwa kondisi konflik yang kembali memanas sangat mengusik rasa kemanusiaan, dan Dompet Dhuafa hadir untuk memberikan bantuan langsung kepada penyintas, terutama pasien. Bantuan yang disalurkan mencakup air mineral, paket makanan kering, obat-obatan, dan kebutuhan musim dingin.

Sementara itu, Mai Aref, PhD, selaku Direktur PRCS Cairo menyampaikan “Kami ucapkan apresiasi untuk masyarakat Indonesia diwakili oleh Indonesian Humanitarian Alliances, atas kepeduliannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dengan segala keterbatasan, kami selalu berusaha untuk bisa membantu seluruh penyintas yang sudah melalui pintu Gaza dan masuk ke Rafah, Kami juga koordinasi dengan ERC sebagai lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah Mesir agar bisa menampung mereka di tempat yang layak.”

Dukungan masyarakat Indonesia juga terlihat dalam pengiriman 11 truk bantuan sebelumnya, termasuk air mineral, makanan kering, obat-obatan, dan kebutuhan musim dingin, setara dengan 176 ton bantuan.

Di samping itu, Dapur Umum Dompet Dhuafa terus beroperasi di wilayah Gaza Utara dan Gaza Selatan, menyediakan makanan harian untuk 2.000 jiwa yang mengungsi di Jalur Gaza. Program bantuan sanitasi perempuan dan distribusi bantuan langsung kepada pengungsi juga terus berlanjut.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.