TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, meninjau langsung proses normalisasi saluran air di Jalan Arya Kemuning, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Senin, 13 Oktober 2025. Kunjungan itu merupakan bentuk tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang selama ini terdampak genangan dan banjir di kawasan tersebut.
Andri menyebut langkah cepat Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) patut diapresiasi. Ia menilai penanganan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendengar aspirasi warganya.
“Hari ini kita menindaklanjuti aspirasi warga Periuk, khususnya di Jalan Arya Kemuning yang menjadi jalur alternatif penghubung antara Kabupaten dan Kota Tangerang. Jalur ini selama ini sering terganggu akibat genangan air dan banjir yang menyebabkan lalu lintas tersendat,” ujar Andri di lokasi.
Ia menuturkan, ruas Arya Kemuning merupakan akses penting yang setiap hari dilalui masyarakat, terutama pada jam sibuk saat berangkat kerja maupun sekolah. Namun ketika musim hujan tiba, jalan tersebut kerap terendam banjir yang menimbulkan kemacetan panjang hingga menyebabkan arus kendaraan lumpuh total.
“Jalan Arya Kemuning ini strategis. Tapi di musim hujan, genangan tinggi sering membuat arus lalu lintas macet parah. Bahkan situasi itu sering viral di media sosial dan menjadi perhatian publik,” tutur Andri.

Menurut Andri, upaya normalisasi yang sedang dilakukan saat ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei lapangan yang sebelumnya dilakukan Dinas PUPR atas instruksi langsung dari Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan.
“Harapannya, setelah normalisasi selesai, saluran air bisa menampung debit air dengan lebih baik saat hujan deras, sehingga tidak lagi menyebabkan banjir di lokasi ini,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa langkah cepat Pemkot Tangerang dalam menangani banjir menunjukkan komitmen kuat Wali Kota dalam merespons kebutuhan masyarakat. Andri pun mengajak seluruh pihak untuk turut menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Pemerintahan Pak Wali Kota Sachrudin menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab aspirasi masyarakat. Tapi keberhasilan ini tidak hanya bergantung pada pemerintah. Semua pihak harus ikut menjaga dan tidak membuang sampah ke drainase,” tegasnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, penyelesaian masalah banjir tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar sistem drainase dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.
“Kami harap masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi bisa kooperatif, ikut menata dan menjaga saluran air agar fungsinya tetap optimal. Ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk kenyamanan bersama di masa depan,” pungkas Andri.
Dengan dimulainya proyek normalisasi di Jalan Arya Kemuning, warga setempat berharap persoalan genangan yang selama ini menjadi langganan tahunan bisa segera teratasi. Kolaborasi antara pemerintah dan DPRD menjadi bukti bahwa kerja bersama dapat melahirkan solusi nyata bagi masyarakat Kota Tangerang.









