Duet Dewi Hani dan Robi Tampil Beda Lewat Lagu Aku Terjatuh,

foto dok. trinity optima production
foto dok. trinity optima production

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Perpaduan tiga genre musik menjadi daya tarik utama single “Aku Terjatuh”, karya ciptaan Charly Van Houten yang kini dibawakan oleh Dewi Hani Jayanti dan Robi. Melalui sentuhan aransemen Yerry Meiryan, personel T-Five, lagu yang sebelumnya populer melalui ST 12 ini mendapatkan warna musikal baru.

Dirilis pada 23 Oktober 2026, “Aku Terjatuh” menggabungkan unsur Pop, Dangdut, dan Melayu dalam satu komposisi. Perpaduan tersebut dirancang untuk mempertahankan kekuatan emosional lagu sekaligus menghadirkan pengalaman mendengarkan yang berbeda bagi penikmat musik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dalam aransemen terbaru ini, unsur Pop memberikan kesan modern dan mudah diterima, sementara Dangdut menghadirkan ritme yang lebih kuat. Sentuhan Melayu kemudian mempertegas nuansa sendu yang menjadi inti cerita lagu tentang kehilangan dan patah hati.

Tantangan menarik dari proyek ini terletak pada penyatuan karakter vokal dua penyanyi yang memiliki latar belakang berbeda. Dewi Hani Jayanti, yang dikenal sebagai salah satu personel Supergirlies, membawa pengalaman dari ranah musik Pop. Sementara Robi menghadirkan karakter Dangdut setelah mengikuti kompetisi D’Academy 7 di Indosiar.

Kombinasi keduanya menciptakan ruang bagi eksplorasi musikal yang tidak terpaku pada satu genre. Alih-alih sekadar mengulang versi yang pernah dikenal publik, kolaborasi ini menawarkan interpretasi baru melalui perpaduan warna vokal dan pendekatan aransemen.

Lagu “Aku Terjatuh” sendiri mengangkat pengalaman seseorang yang kehilangan pasangan dan harus menghadapi kehampaan setelah perpisahan. Tema tersebut memberikan fondasi emosional yang kuat bagi pengembangan aransemen, terutama melalui nuansa Melayu yang memperdalam suasana melankolis.

Tak hanya menghadirkan pembaruan dari sisi audio, proyek ini juga mendapat dukungan visual melalui video musik yang digarap di Bandung, Jawa Barat. Proses pengerjaannya melibatkan Eraone dari tim Rocketroom Indonesia Bandung, dengan partisipasi Charly Van Houten dalam proses pembuatan video musik.

Kolaborasi tersebut mempertemukan unsur musik, visual, dan keterlibatan pencipta lagu dalam satu proyek. “Aku Terjatuh” menjadi karya yang memperlihatkan bagaimana sebuah lagu dapat dikembangkan kembali melalui kreativitas tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas aslinya.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama Maryame, Stream, dan Rocketroom Indonesia, dengan distribusi oleh Trinity Optima. Single tersebut tersedia di berbagai platform musik digital dan YouTube sejak 23 Oktober 2026.

Melalui racikan Pop, Dangdut, dan Melayu, “Aku Terjatuh” menawarkan alternatif bagi pendengar yang menyukai lagu emosional dengan sentuhan lintas genre. Kolaborasi Dewi Hani Jayanti dan Robi juga memperlihatkan potensi pertemuan dua karakter musik dalam menghasilkan interpretasi yang lebih segar. (san/*) #foto dok. trinity optima production

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.