JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Di balik konsep visual nyentrik video musik “Naksir”, ada cerita tentang kepercayaan, kolaborasi, dan kesempatan untuk bertumbuh bersama. Andien memberikan ruang bagi Adi Johan untuk menjalani debut sebagai sutradara dalam video musik yang resmi dirilis pada 21 Oktober 2026 tersebut.
Adi bukan sosok baru dalam perjalanan kreatif Andien. Keduanya telah bekerja bersama dalam sejumlah proses kreatif, termasuk ketika Adi terlibat sebagai creative director. Melalui “Naksir”, kolaborasi mereka berkembang ke tahap baru dengan Adi mengambil peran sebagai sutradara.
Andien juga terlibat langsung dalam pengembangan konsep dan proses kreatif video musik tersebut. Hasilnya adalah karya visual yang menggabungkan musik, fashion, dan karakter-karakter unik dalam sebuah cerita casting fiktif.
“Aku percaya setiap orang punya potensi yang bisa terus berkembang kalau diberikan ruang dan kepercayaan. Aku dan Adi sudah cukup lama bekerja bersama secara kreatif, dan aku melihat banyak sekali ide menarik yang dia punya,” ujar Andien.
Ia mengaku senang dapat mendukung langkah baru Adi sebagai sutradara. Bagi Andien, proses berkarya tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para kreator untuk saling belajar dan mencoba berbagai kemungkinan.
Semangat tersebut tercermin dalam konsep video musik “Naksir”, yang menghadirkan 13 muse dari beragam latar belakang dan generasi. Nama-nama seperti Laleilmanino, Ka Kev, Adrian Maulana, Wijaya 80, Amink, Bertrand Antolin, Basboi, Adrian Khalif, Ario Bayu, Ario Wahab, Roni Parulian, Dion Wiyoko, dan Ippe turut menjadi bagian dari semesta visualnya.
Setiap muse membawa karakter dan ekspresi masing-masing. Perbedaan tersebut kemudian dirangkai menjadi satu kesatuan yang dinamis, playful, dan penuh humor. Video ini sekaligus membawa pesan mengenai keberagaman, kebebasan berekspresi, serta kekuatan kolaborasi dalam berkesenian.
“Buat aku, salah satu hal paling menyenangkan dari berkarya adalah ketika kita bisa bermain dengan imajinasi,” ungkap Andien.
Lagu “Naksir” diciptakan oleh trio musisi Laleilmanino dan menjadi salah satu lagu dalam album studio kesembilan Andien, *Sehidup Semusik*, yang dirilis pada Juni 2026. Lagu dengan nuansa ringan dan menyenangkan itu mengangkat perasaan ketika seseorang mulai tertarik dan jatuh hati.
Alih-alih menggambarkan romansa secara konvensional, video musiknya menggunakan konsep casting yang kemudian berkembang menjadi fashion editorial. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana gagasan sederhana dapat diolah menjadi pengalaman visual yang lebih luas melalui kerja sama kreatif.
Menjelang perilisan, Andien juga memperkenalkan konsep casting melalui berbagai materi teaser di media sosial. Strategi tersebut mengajak audiens menebak para muse yang akan muncul, sekaligus membangun rasa penasaran terhadap video musiknya.
Peluncuran “Naksir” menambah babak baru dalam perjalanan album *Sehidup Semusik*. Setelah lebih dari 25 tahun berkarya, Andien tetap membuka diri terhadap eksperimen dan kolaborasi dengan talenta dari berbagai bidang.
Video musik ini tidak hanya menjadi medium untuk memperkenalkan lagu, tetapi juga ruang bagi para kreator untuk mengeksplorasi ide dan mengembangkan kemampuan. Video musik “Naksir” dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi AndienAisyah. (san/*) #foto dok. andien








