Empat Kontrakan Terbakar di Karawaci, Diduga Akibat Korsleting Listrik

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran terjadi di Gang Abah Uwing, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis, 9 Oktober 2025 malam. Kejadian ini pertama kali dilaporkan ke meja piket BPBD Kota Tangerang pada pukul 22.02 WIB oleh warga sekitar. Petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat.

Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Wasesa, mengatakan kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Ia menyebut api pertama kali terlihat dari salah satu kontrakan warga di lokasi kejadian. Petugas langsung menerima laporan dan segera melakukan penanganan ke tempat kejadian.

Bacaan Lainnya

“Untuk dugaan sementara baru korsleting listrik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sumber api pertama kali terlihat dari salah satu kontrakan warga. Petugas kemudian langsung mengerahkan armada ke lokasi setelah menerima laporan.

Ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak empat kontrakan dilaporkan terdampak akibat kobaran api. Warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang sebelum petugas datang.

“Untuk korban jiwa nihil,” katanya.

BPBD Kota Tangerang mengerahkan sembilan unit armada dengan total 39 personel untuk melakukan pemadaman.

Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api benar-benar padam. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara tersisa.

“Untuk armada 9 unit dan personil 39 orang,” jelas Wasesa.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena kondisi lokasi yang padat. Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali.

Meski api berhasil dipadamkan, petugas mengalami kendala karena akses menuju lokasi sangat sempit.

Gang perumahan yang kecil membuat mobil pemadam tidak bisa masuk langsung ke titik api. Akibatnya, selang pemadam harus disambung panjang dari jalan utama.

“Kendala adanya gang sempit karena ini perumahan warga, jadi menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP) itu sangat sulit,” ungkapnya.

Kondisi gang yang sempit membuat mobil pemadam tidak bisa masuk ke titik kebakaran. Akibatnya, selang pemadam harus disambung dari jalan utama agar api bisa dijangkau.

Sementara itu, untuk total kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.

“Untuk kerugian belum ditaksir berapa, rencananya dari kepolisian,” pungkasnya.

Pihak BPBD mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan alat listrik di rumah.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.