JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada 10 April 2024. Hasil Sidang Isbat
Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas melaui sidang isbat telah menjelaskan, dalam paparan bahwa posisi hilal sudah memenuhi kriteria mabims. Hasil Sidang Isbat
“Kriteria ini mensyaratkan, ketinggian hilal minimal 3 derajat sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Data posisi di seluruh Indonesia pada ketinggian hilal yang berkisar 4,52 sampai 7 derajat dan sudut elongasi berkisar 8 derajat sampai dengan 10 derajat,”ujarnya. Hasil Sidang Isbat
Ia melanjutkan data ini merupakan hisab yang dihitung secara matematis yang telah dihimpun oleh tim Hisab Kemenag.
“Dari titik rukhiyat melaporkan bahwa hilal sudah terlihat, dan laporan ini sudah di bawa ke sidang dan di musyawarahkan,”imbuhnya.
Berdasarkan hisab, serta adanya laporan hilal yang telah dilihat disepakati 1 syawal 1445 hijriah jatuh pada Rabu 10 April 2024 masehi.
“Mudah-mudahan dengan keputusan ini seluruh umat Islam di Indonesia dapat merayakan bersama-sama dengan sukacita,”pungkasnya.









