Ini Nama Lima Kandidat Kuat Menjadi Sekda Banten

Gubernur Banten Andra Soni Beberkan Kriteria Calon Sekda: Harus Paham Masalah Daerah dan Berpengalaman
Gubernur Banten Andra Soni

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan sejumlah kriteria penting yang harus dimiliki oleh calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten. Jabatan strategis ini sedang dalam proses seleksi, dengan lima nama pejabat yang masuk dalam bursa calon.

Lima pejabat yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat antara lain:

Bacaan Lainnya

1. Nana Supiana – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten
2. Deden Apriandhi Hartawan – Plh Sekda Banten sekaligus Sekretaris DPRD Banten
3. Rina Dewiyanti – Kepala BPKAD Banten
4. Komarudin – Asisten Daerah I Pemprov Banten
5. Sitti Ma’ani Nina – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Banten, serta Plt Inspektur Banten

Gubernur Andra menegaskan bahwa posisi Sekda harus diisi oleh sosok yang benar-benar memahami persoalan di wilayah Banten, mengingat peran strategisnya dalam membantu menjalankan roda pemerintahan provinsi.

“Tentu kalau ditanya kriteria, sekda adalah orang yang menguasai permasalahan di Banten,” ujar Andra Soni saat memberikan keterangannya kepada awak media pada Kamis, 5 Juni 2025.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa calon Sekda idealnya juga memiliki latar belakang atau pengalaman kerja di bidang keuangan dan perencanaan, serta kemampuan manajerial di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dan punya pengalaman manajerial di OPD-OPD, baik itu pernah di keuangan, kemudian perencanaan dan sebagainya,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah dirinya sudah memiliki nama kandidat tertentu yang diunggulkan, Andra tidak memberikan jawaban tegas. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah memilih sosok terbaik untuk mendampingi dirinya dalam menjalankan pemerintahan.

“Bagi saya yang terbaik yang bisa kita dapatkan untuk bisa membantu gubernur menjalankan roda pemerintahan ke depan,” ucapnya.

Andra juga menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi Sekda bukan berada di tangannya, melainkan melalui mekanisme resmi yang ditetapkan oleh panitia seleksi.

“Bukan keinginan Gubernur tapi soal mekanisme. Semua orang punya kesempatan yang sama. Nggak ada masalah (siapapun yang jadi Sekda Banten, red), kan Gubernur sebagai user dan ada pansel yang mempunyai ruang untuk mewawancara, menilai dan merekomendasikan kepada gubernur dan selanjutnya yang menentukan adalah presiden,” pungkasnya.

Pengisian jabatan Sekda Provinsi Banten menjadi perhatian serius di tengah tantangan pembangunan daerah. Sosok yang terpilih diharapkan tidak hanya mumpuni secara teknis, tetapi juga mampu menjalin kolaborasi antarlembaga guna mempercepat kemajuan Banten ke arah yang lebih baik.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.