KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Kondisi Jalan Iskandar Muda di kawasan Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan akibat kerusakan yang semakin parah. Warga mengaku jalan berlubang di lokasi tersebut sudah beberapa kali memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan ruas jalan itu telah masuk dalam program perbaikan permanen tahun 2026. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap pengadaan barang dan jasa sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Perbaikan Ditargetkan Dimulai Juli
Perbaikan permanen ditargetkan mulai dikerjakan pada Juli 2026 apabila seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai jadwal. Dinas PUPR optimistis pekerjaan fisik bisa dimulai pada pertengahan bulan jika seluruh proses berjalan lancar.
“Jalan Iskandar Muda sudah masuk dalam rencana penanganan kerusakan jalan tahun 2026. Saat ini sedang proses pengadaan barang dan jasa,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengutip Kompas.com, pada Selasa, 30 Juni 2026.
“Kalau prosesnya lancar, mudah-mudahan pertengahan Juli ini sudah bisa mulai dikerjakan,” ujar Taufik.
Gunakan Beton agar Lebih Awet
Dalam proyek tersebut, Dinas PUPR akan menggunakan konstruksi beton agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama. Material tersebut dipilih karena dinilai lebih mampu menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari.
Selain itu, tingginya curah hujan juga menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan. Genangan air yang kerap terjadi membuat kondisi aspal lebih cepat mengalami kerusakan.
Sebelumnya, PUPR telah melakukan penanganan sementara di Jalan Iskandar Muda dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan di depan Apotek Bunda dengan panjang perbaikan sekitar 150 meter.
Namun, ruas jalan yang telah diperbaiki tersebut kembali mengalami kerusakan. Akibatnya, lokasi itu masih menjadi salah satu titik yang paling sering dikeluhkan masyarakat.
Sementara itu, penanganan tahap kedua dilakukan di depan Toko Tangga Asem sepanjang sekitar 300 meter. Hingga saat ini, kondisi jalan pada lokasi tersebut masih dinilai cukup baik.
Tiga Penyebab Jalan Cepat Rusak
PUPR mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang membuat ruas jalan pada tahap pertama kembali rusak. Mulai dari keterbatasan ruang untuk pembangunan drainase, kondisi fondasi jalan yang sudah rusak, hingga tingginya beban kendaraan berat.
“Ruas jalan tahap pertama posisinya cukup sempit sehingga kami kesulitan menempatkan drainase. Selain itu fondasi bawah jalan sudah rusak cukup parah, ditambah beban lalu lintas kendaraan berat akibat aktivitas industri di sekitar lokasi,” jelas Taufik.
Warga Berharap Perbaikan Tuntas
Dengan masuknya Jalan Iskandar Muda ke dalam program perbaikan permanen, masyarakat berharap persoalan kerusakan yang selama ini terjadi dapat segera teratasi. Kehadiran jalan yang lebih kuat dan dilengkapi sistem drainase yang baik diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga dan kawasan industri di sekitarnya.










