6 Kader Golkar Bersaing Isi Posisi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Kosong

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin,
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin,

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang tengah memproses nama untuk pengganti ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam yang meninggal beberapa waktu lalu. Ada 6 calon yang telah mendaftar dan semuanya memenuhi kriteria.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa seluruh tahapan pengisian kekosongan posisi tersebut dilakukan secara prosedural dan patuh pada mekanisme organisasi yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Saya sebagai Ketua DPD tentunya taat terhadap aturan dan mekanisme yang ada. Berkaitan dengan keanggotaan, kita sudah putuskan dan bersurat, baik ke dewan (DPRD) maupun ke provinsi untuk penggantian anggota,” ujar Sachrudin saat dikonfirmasi wartawan.

Timsel Bentuk Rangkaian Seleksi
Selain proses PAW anggota dewan, DPD Golkar Kota Tangerang juga telah membentuk Tim Seleksi (Timsel) atau Panitia Seleksi (Pansel) untuk menjaring calon ketua.

Sachrudin mengungkapkan, saat ini proses seleksi sedang berjalan. Dari delapan kader terbaik yang berpotensi, sebanyak enam orang telah resmi mendaftarkan diri.

“Sedang berproses. Nanti juga akan dilakukan pleno untuk diusulkan ke pusat (DPP). Dari delapan yang mendaftar ada enam orang. Sebenarnya delapan-delapannya ini terbaik, kader-kader terbaik semuanya. Namun yang mendaftar ada enam dari delapan orang tersebut,” jelasnya.

Syarat Wajib: PDLT
Saat ditanya mengenai kriteria figur calon pemimpin yang dicari, Sachrudin menegaskan bahwa partai menerapkan standar ketat yang disingkat PDLT.

“Kriterianya PDLT, yaitu Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela. Semuanya memenuhi syarat,” tegas Sachrudin.

Terkait mana yang akan dituntaskan terlebih dahulu antara proses PAW atau penetapan ketua, Sachrudin menyebut pihak internal masih akan melihat dinamika dan tahapan administratif yang berjalan. Menurutnya, proses PAW melibatkan mekanisme formal kenegaraan yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

“Nanti kita lihat. Kalau PAW itu kan secara formalnya urusan negara juga, kita sudah bersurat ke DPRD, kemudian nanti ke KPU, dan ke tingkat provinsi juga,” tuturnya.

Mengenai kepastian jadwal rapat pleno penentuan nama-nama calon yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Sachrudin belum membeberkan tanggal pastinya.

“Plenonya nanti, tunggu tanggal mainnya,” pungkas Sachrudin.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.