KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Kanim Soetta) mencatat telah menerbitkan sebanyak 23.583 paspor sepanjang periode 1 Januari hingga 30 Juni 2025. Capaian ini merupakan bagian dari komitmen Kanim Soetta dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian.
Seluruh paspor yang diterbitkan terdiri dari tiga jenis, yaitu Paspor Biasa, E-Paspor Laminasi, dan E-Paspor Polycarbonate. Dari ketiganya, E-Paspor Laminasi masih menjadi pilihan utama masyarakat dan mendominasi jumlah penerbitan setiap bulannya.
Penerbitan paspor tertinggi tercatat pada Februari 2025, dengan total 4.609 paspor yang dikeluarkan. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan dari masyarakat yang bersiap menghadapi libur panjang Lebaran atau Idulfitri yang jatuh pada pertengahan April. Banyak warga memilih membuat atau memperpanjang paspor lebih awal agar dapat menikmati masa liburan tanpa kendala.
Menariknya, meskipun Juni merupakan masa libur sekolah, justru terjadi penurunan jumlah penerbitan paspor. Hal ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang sudah lebih dahulu mengurus dokumen perjalanan mereka sejak awal tahun, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Jika dibandingkan dengan total penerbitan pada tahun 2024 yang mencapai 77.923 paspor, jumlah di semester pertama 2025 memang tampak lebih rendah. Namun, perlu dicatat bahwa tahun 2025 belum berakhir, sehingga jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun dan musim liburan Natal serta Tahun Baru.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pengurusan paspor. Inovasi dan peningkatan efisiensi akan terus kami dorong agar masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih cepat, aman, dan nyaman,” tutup Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Johanes Fanny Satria C. A.









