Konfirmasi Dana Pokmas di Panunggangan Barat Berujung Perselisihan

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kabar dugaan intimidasi yang dialami oleh awak media Satelit News Erik F. (EF) oleh Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, mencuat.

Erik mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan melalui pesan singkat whatsapp saat menjalankan tugas jurnalistik untuk mengonfirmasi informasi terkait pencairan anggaran Pokmas.

Pada tangkapan layar pesan Whatsapp yang didapat redaksi, Erik awalnya bertanya. “Abangda dana pokmas sudah cair iya 75 % ?”

Bacaan Lainnya

Pertanyaan tersebut lalu di jawab oleh Ketua Pokmas bernama Agung Trihatmodjo. “Lah udah lama, ketinggalan informasi lu,”katanya dalam tangkapan layer pesan whatsapp.

Erik kemudian melanjutkan percakapan dengan mempertanyakan waktu pasti pencairan dana Pokmas tersebut.

“Baru kemarin. Udah lama darimana Janganlah pembohongan publik,”ujar Erik dalam pernyataannya.

Tudingan dugaan pembohongan public tersebut yang diduga menjadi pemicu Agung berkata tidak baik di antaranya “bacot” dan “anjing”.

Disebut sempat terjadi pertemuan tatap muka diantaranya keduanya namun tidak menyelesaikan persoalan justru semakin keruh.

Terkait hal ini, Agung saat dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya mempertanyakan balik kalimat Erick dalam pesan singkat yang dikirim, justru mengesankan justifikasi personal.

“Pantaskah seorang jurnalis belum menanyakan secara baik-baik terlebih dahulu namun langsung menjustifikasi seseorang, apakah itu yang dinamakan etika jurnalistik,”ujarnya.

Ia menegaskan, bahwasannya semua persoalan itu awalnya dari pesan yang menarasikan tuduhan pembohongan publik terhadap dirinya.

“Semua itu berawal dari omongan dia melakukan tuduhan ke saya pembohongan public, itu fitnah yang keji,”tegasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 1 November 2026 malam.

Agung dengan tegas menjelaskan bahwa tidak mungkin ada asap jika tidak ada api.

“Saya peringatkan Erik jangan membiasakan diri sebelum mendapat data yang jelas, janganlah Anda membuat kalimat yang sifatnya justifikasi terhada personal,”tandasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.