Maesyal-Intan Kombinasi Paling Tepat Memimpin Kabupaten Tangerang

Maesyal-Intan Kombinasi Paling Tepat Memimpin Kabupaten Tangerang
Maesyal-Intan Kombinasi Paling Tepat Memimpin Kabupaten Tangerang

KABUPATE TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pengamat politik Memed Chumeidy menilai pasangan calon bupati Kabupaten Tangerang nomor urut 2, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah sebagai kombinasi yang paling ideal untuk memimpin Kabupaten Tangerang.

Dalam pandangannya, keduanya memiliki keunggulan yang saling melengkapi, sehingga mampu menghadirkan kepemimpinan yang efektif dan responsif.

Bacaan Lainnya

Memed menjelaskan bahwa Calon Bupati Maesyal Rasyid memiliki kemampuan yang baik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi.

“Saya melihat Maesyal Rasyid memiliki kemampuan yang baik dalam berkolaborasi dan komunikasi. Pengalaman yang dimiliki Maesyal membuatnya tidak sulit lagi memahami masalah, artinya kepemimpinan dia langsung eksekusi kebijakannya,” ujarnya Minggu, 3 November 2024.

Sementara itu, Intan Nurul Hikmah sebagai calon wakil bupati menambah nilai lebih. Memed menyebutkan bahwa pengalaman Intan sebagai anggota DPRD yang dekat dengan masyarakat akan melengkapi kepemimpinan Maesyal.

“Bu Intan ini kan terkenal dekat dengan perempuan dan masyarakat. Hadirnya perempuan turut membantu dalam perspektif kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan anak,” katanya.

Memed menyoroti beberapa persoalan di kabupaten Tangerang termasuk masalah kesejahteraan bagi warganya. Menurut data BPS pada 2023, Kabupaten Tangerang memiliki persentase tingkat pengangguran mencapai 6,94. Hal tersebut diperparah dengan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Tangerang yang masih berada di angka 74,43, dibawah rata-rata Provinsi Banten.

Memed menilai dua hal tersebut merupakan cerminan besar pekerjaan rumah bagi bupati dan wakil bupati mendatang. Menyelesaikannya diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai kelompok kepentingan dan masyarakat yang dinilai mampu melakukan hal tersebut adalah pasangan Maesyal-Intan.

“Itu bisa diwujudkan oleh orang yang mampu dan berpengalaman. Bukan asal tunjuk tapi memahami persoalan. Nah itu kan gak dari pikiran sendiri, tapi mengkolaborasikan, melibatkan berbagai stakeholder untuk menjalankan program dan kebijakan. Stakeholder itu harus mampu kolaborasi, itu perlu pemimpin yang aware atas persoalan tersebut,” kata Memed

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.