JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — Produsen ponsel pintar berbasis keberlanjutan asal Eropa, Fairphone, secara resmi meluncurkan gawai terbarunya, Fairphone 6 Plus. Perangkat pintar ini mengusung konsep modular yang memungkinkan pengguna membongkar, mengganti suku cadang, dan memperbaiki ponsel secara mandiri tanpa perlu bergantung pada pusat perbaikan resmi.
Peluncuran Fairphone 6 Plus ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk teknologi berkelanjutan, sekaligus mengurangi limbah elektronik (e-waste) secara global.
Peningkatan Spesifikasi dan Performa
Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Fairphone 6 Plus membawa peningkatan signifikan pada dapur pacu dan kapasitas memori untuk menunjang performa harian pengguna.
-
Dapur Pacu: Menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 berkecepatan CPU hingga 2,7 GHz.
-
Memori: Dilengkapi RAM sebesar 12 GB untuk mendukung kinerja multimask yang lebih efisien.
-
Layar: Mengusung panel LTPO OLED berukuran 6,31 inci dengan resolusi 1.116 x 2.484 piksel serta refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
-
Sistem Kamera: Dibekali kamera utama 50 MP (sensor Sony Lytia 700C dengan Stabilisasi Gambar Optik/OIS), lensa ultrawide 13 MP, serta kamera depan 32 MP.
-
Daya: Ditenagai baterai berkapasitas 4.415 mAh dengan fitur pengisian daya cepat 30 Watt.
Komitmen Dukungan Jangka Panjang
Fairphone memberikan terobosan pada durabilitas sistem operasi dan dukungan perangkat keras. Ponsel yang menjalankan sistem operasi Android 16 ini dijamin mendapatkan hingga enam kali pembaruan versi Android utama.
Selain itu, produsen memberikan jaminan garansi resmi selama 5 tahun serta komitmen ketersediaan suku cadang asli dan dukungan pembaruan keamanan hingga tahun 2033. Konsep komponen modular membuat pengguna dapat mengganti modul seperti baterai, layar, hingga kamera dengan mudah menggunakan alat sederhana.
Harga dan Ketersediaan
Fairphone 6 Plus dipasarkan secara global melalui platform toko daring resmi Fairphone dan Amazon. Di pasar Eropa, perangkat ini dibanderol dengan harga 649 Euro (sekitar Rp13,4 juta) atau 649 Dolar AS (sekitar Rp11,5 juta).








