Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang mengalami musim kemarau, maka itu sejumla langkah antisipasi dampak kekeringan mulai dilakukan oleh Pemkot Tangerang.
KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Indonesia memasuki musim kemarau sejak awal Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia atau sebanyak 63,66% akan memasuki periode musim kemarau pada Mei hingga Agustus 2024. Musim Kemarau di Kota Tangerang
Kota Tangerang pun mulai melakukan langkah antisipasi musim kemarau agar masyarakat tetap waspada mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mulai dari potensi terjadinya kebakaran hingga kekeringan. Musim Kemarau di Kota Tangerang
Terkait hal tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr Nurdin mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta perusahaan daerah air minum (PDAM). Musim Kemarau di Kota Tangerang
“Menjelang musim kemarau kami mbau lingkungan tetap bersih serta mengantisipasi terjadinya kebakaran saya sudah instruksikan kepada kepala BPBD untuk memaksimalkan fungsi-fungsi relawan kebakaran,”ucapnya saat ditemui di hotel Dprima, Rabu, 8 Mei 2024.
Ia melanjutkan, dengan begitu diharapkan jika terjadi kebakaran bisa diminimalisir tingkat kerugiannya. Pihaknya juga akan memaksimalkan relawan kebakaran yang ada di setiap Kelurahan hingga tingkat RW.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi jika terjadi pasokan air bersih di musim kemarau mendatang dengan memantau terus debit volume air sungai Cisadane yang menjadi air baku sebagian besar penduduk Kota Tangerang.
“Untuk air bersih Kota Tangerang mudah-mudahan tetap lancar walaupun kondisi sungai Cisadane akan turun, karena Kota Tangerang akan mendapatkan suply dari waduk Karian itu tentu dari PDAM akan berusaha maksimal akan pemanfaatan air bersih dari waduk Karian itu bisa segera terlaksana,”imbuhnya.








