KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran besar melanda pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, RT 001/RW 003, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Ahad, 21 Juni 2026 malam.
Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 22.31 WIB. Informasi awal diperoleh dari anggota Pos Belendung yang kemudian diteruskan kepada UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Batuceper.
Petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 22.35 WIB. Tim pemadam tiba sekitar pukul 22.45 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Hingga laporan sementara diterbitkan, api masih dalam proses pemadaman. Penyebab kebakaran juga belum diketahui dan masih dalam penyelidikan petugas.
BACA JUGA : DPO Kasus Batu Bara Rp7 Miliar Tumbang di Soetta, Baru Tiba dari Singapura Langsung Diciduk
Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut. Selain itu, terdapat dukungan dari dua personel Koramil, enam personel Dinas Kesehatan, serta 30 relawan Kota Tangerang.
Untuk mempercepat penanganan, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas juga mendapat bantuan satu unit kendaraan Koramil 01 Tangerang dan satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran. Seluruh personel gabungan saat ini masih fokus melakukan upaya pemadaman.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 22.31 WIB dan segera mengerahkan personel serta armada ke lokasi. Saat ini seluruh unsur yang terlibat masih fokus melakukan upaya pemadaman agar api dapat segera dikendalikan,” kata Andia.
BACA JUGA : Ribuan Warga Ramaikan Jalan Sarungan Festival Al-A’zhom 2026
Menurutnya, besarnya area dan material yang terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan waktu. Petugas juga melakukan langkah antisipasi agar kobaran api tidak meluas ke area lain.
“Fokus kami saat ini adalah melakukan pemadaman secara maksimal dan memastikan api tidak merambat ke area sekitar. Keselamatan petugas dan masyarakat juga menjadi prioritas dalam penanganan kejadian ini,” ujarnya.
Andia menjelaskan, petugas menerapkan strategi pemadaman secara bertahap sambil melakukan pendinginan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya api kembali setelah berhasil dipadamkan.
“Objek yang terbakar merupakan area pabrik sehingga kami melakukan pemadaman secara bertahap dan terukur. Prioritas utama kami adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain maupun permukiman di sekitar lokasi,” jelasnya.
BACA JUGA : Pohon Tumbang di Daan Mogot Timpa Motor, Begini Kondisi Pengendara
Sementara itu, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa. Estimasi kerugian akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan korban. Kami tetap berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan kondisi di lapangan aman dan terkendali,” ucap Andia.
Di lokasi kejadian, turut hadir Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia S. Rahman, Kasi Kedaruratan dan Logistik Sarpa, serta Kepala UPT Periuk H. Kamaluddin Azizi untuk memantau langsung proses penanganan kebakaran.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran. Selain demi keselamatan, hal itu juga untuk memudahkan akses kendaraan dan personel yang sedang bertugas.
“Kami meminta masyarakat untuk tidak berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Berikan ruang bagi petugas agar proses pemadaman dan evakuasi dapat berjalan dengan cepat dan aman,” pungkasnya.










