Pekerjaan Turap DSDABMBK Tangsel Diduga ‘Nyolong’ Listrik dari Gardu PLN

Tangsel, LENSABANTEN Pekerjaan pembangunan turap Kali Ciputat Segmen Perumahan Nuri Bintaro Jaya dan revitalisasi Bendung Ciputat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) kota Tangsel. diduga nyolong listrik.

Proyek yang berlokasi di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel menggunakan APBD Tahun 2024 senilai Rp 19.582.003.000.00 dikerjakan oleh PT Adli Urdha.

Bacaan Lainnya

Dugaan pencurian atau nyolong listrik itu diketahui oleh petugas lapangan P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) UP3 PLN Ciputat pada Selasa (25/2) sedang melakukan rangkaian kegiatan pemeriksaan terhadap instalasi PLN dan/atau instalasi pemakai di lokasi proyek dari Satuan Kerja (Satker) Dinas SDABMBK itu.

“Jadi kemarin (Selasa 25 Februari 2025, pas kita lagi pemeriksaan disini, (lokasi proyek) ternyata listrik yang dipakai buat ngelas, buat memotong, dan lain sebagainya. bahkan sampai kedepan sana itu pengambilan listriknya, langsung nyuntik dari gardu,” ungkap Arif, salah satu petugas P2TL UP3 PLN Ciputat.

Penggunaan listrik tersebut digunakan untuk melakukan pekerjaan pembangunan turap.

“Ternyata listrik yang dipakai buat ngelas, buat memotong, dan lain sebagainya. bahkan sampai kedepan sana itu pengambilan listriknya langsung nyuntik dari gardu,” katanya.

Dugaan pencurian listrik itu telah dilakukan sejak lama karena pekerjaan turap itu dimulai tahun 2024.

Arif mengatakan jumlah kerugian akibat dari nyuntik listrik masih dihitung.

“Kalau secara rinci masih dicek oleh kantor (PLN), namun untuk penggunaannya itu sebanyak 8 ampere atau setara 1300 watt,” katanya.

Sementara, Humas DSDABMBK Tangsel Kemal belum mengetahui kejadian tersebut.

“Saya ga tahu,”katanya. (YCR)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.