KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) Tangerang Raya periode 2026-2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Auditorium Lantai 3 Gedung William Soeryadjaya, pada Kampus Prasetiya Mulya BSD, Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan seminar bertajuk The Power of Resilient Mindset: Bouncing Back Stronger.
Selain pelantikan, acara juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AMA Indonesia Tangerang Raya dan Ikatan Alumni Prasetiya Mulya (IKA Prasmul). Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia, dunia usaha, dan sektor pendidikan.
AMA Indonesia Soroti Pentingnya Pengembangan SDM
Ketua Umum AMA Indonesia, Alex Denni, mengatakan pelantikan pengurus baru menjadi momentum untuk memperkuat sinergi organisasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi fondasi penting dalam memperluas dampak organisasi di daerah.
“Hari ini kita melakukan pelantikan pengurus BPC AMA Tangerang Raya. Dengan pengurus yang baru ini kita harapkan sinergi dengan BPP semakin terjalin dan juga dengan stakeholder lainnya,” ujar Alex Denni, kepada Lensa Banten.
Ia menjelaskan AMA Indonesia selama ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, terutama di sektor-sektor prioritas yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kualitas SDM harus menjadi perhatian utama agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
“Kami adalah orang-orang yang peduli dengan pengembangan SDM. Indonesia sangat kaya sumber daya alam, tetapi masih tertinggal dalam pengembangan sumber daya manusianya,” katanya.
Alex menambahkan, seminar yang digelar bersamaan dengan pelantikan juga menjadi bentuk kepedulian AMA Indonesia terhadap peningkatan kapasitas individu dalam menghadapi tantangan zaman. Kemampuan beradaptasi dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat.
“Hari ini kita juga melakukan seminar yang berbicara tentang bagaimana meningkatkan daya tahan kita menghadapi dunia yang makin lama makin sulit,” ungkapnya.
Pengembangan UMKM dan Koperasi Jadi Prioritas
Dalam kepengurusan baru ini, AMA Indonesia menargetkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satu fokus yang akan didorong adalah peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan koperasi.
“Yang pasti harus ada program terkait dukungan kita kepada UMKM dan koperasi, itu prioritas kita,” tegasnya.
Ia juga berharap organisasi yang dipimpinnya dapat semakin terbuka bagi berbagai kalangan. Keterlibatan generasi muda dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi di masa depan.
“Harapan kami AMA tidak lagi organisasi yang kelihatan eksklusif, tetapi harus inklusif. Para anak muda kami harapkan bisa ikut berpartisipasi membangun AMA bersama-sama,” tuturnya.
Pengurus Baru Siapkan Program Bulanan untuk Anggota
Sementara itu, Ketua BPC AMA Indonesia Tangerang Raya yang juga Rektor Universitas Buddhi Dharma (UBD), Limajatini, mengatakan kepengurusan baru akan langsung bekerja melalui sejumlah program yang telah disiapkan. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas jaringan para anggota.
“Kegiatan hari ini sebenarnya pelantikan pengurus AmaTARA, yaitu AMA Indonesia Chapter Tangerang Raya periode 2026 sampai 2030. Sekaligus kita mengadakan MoU dengan Ikatan Alumni Prasetiya Mulya,” ujarnya.
Menurutnya, AMA Tangerang Raya hadir sebagai wadah yang mempertemukan para pengusaha, eksekutif, profesional, akademisi, hingga generasi muda. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi seluruh anggotanya.
“Dengan adanya AMA Chapter Tangerang ini, kita mengajak para pengusaha, eksekutif, profesional, dan juga generasi muda untuk bergabung di dalam AMA,” katanya.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pengurus telah menyiapkan berbagai kegiatan rutin yang akan dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan tersebut akan dikemas dalam bentuk seminar, workshop, kunjungan perusahaan hingga kunjungan pabrik.
“Setiap bulan nanti ada gathering yang berisi workshop, seminar, company visit maupun factory visit,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, agenda bulanan tersebut akan segera dijalankan sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antaranggota. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kompetensi para profesional di Tangerang Raya.
“Tiap bulan selalu ada seminar atau workshop yang akan menambah pengetahuan dan kompetensi para profesional,” katanya.
Buka Kesempatan Keanggotaan dengan Promo Khusus
Selain menyiapkan berbagai program, AMA Indonesia Tangerang Raya juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai anggota. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jaringan organisasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Saat ini kami mengadakan promo khusus berupa potongan 50 persen untuk iuran anggota,” ujarnya.
Pihaknya juga tengah menyiapkan satu program unggulan yang diharapkan menjadi terobosan baru bagi organisasi. Program tersebut nantinya akan melengkapi agenda rutin yang sudah berjalan setiap bulan.
“Kalau yang monthly itu sudah berjalan setiap bulan, tetapi kami juga sedang memikirkan satu kegiatan yang bisa menjadi terobosan baru bagi AMA Tangerang Raya,” katanya.
Prasetiya Mulya Dorong Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Bisnis
Sekretaris Jenderal AMA Indonesia Tangerang Raya sekaligus Dekan School of Business and Economics (SBE) Universitas Prasetiya Mulya BSD, Handyanto Widjojo, menilai kolaborasi menjadi faktor utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, pengembangan kewirausahaan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Prasetiya Mulya didirikan karena punya janji setia kepada negara ini untuk berkontribusi, khususnya di bidang entrepreneurship dan bisnis. Kami mencoba membangun ekosistem bisnis yang membuat semua pihak bisa tumbuh bersama,” kata Handyanto.
Ia menjelaskan bahwa semangat kewirausahaan tidak dapat tumbuh tanpa adanya ekosistem yang sehat. Karena itu, Prasetiya Mulya terus menjalin hubungan erat dengan dunia industri, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Jiwa entrepreneur akan tumbuh apabila ada ekosistem yang membangun. Karena itu Universitas Prasetiya Mulya selalu dekat dengan industri, asosiasi, dan berbagai stakeholder lainnya,” ujarnya.
Fokus Bantu UMKM Naik Kelas
Menurut Handyanto, salah satu prioritas yang akan dijalankan bersama AMA Indonesia Tangerang Raya adalah membantu pelaku UMKM agar lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi. Program yang disiapkan akan berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing usaha.
“Salah satu prioritas AMA adalah memajukan UMKM. Ini yang akan menjadi salah satu terobosan kami, bagaimana memberikan kontribusi nyata agar UMKM lebih resilien dan siap naik kelas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru juga akan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, komunitas profesional, dan pelaku usaha di wilayah Tangerang Raya. Langkah tersebut dilakukan agar organisasi mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Kita akan lebih inklusif dan menjalin lebih luas lagi jaringan kerja sama. Untuk maju, kita membutuhkan lebih banyak kolaborasi dan networking,” pungkasnya.
Melalui kepengurusan baru periode 2026-2030, AMA Indonesia Tangerang Raya berharap dapat menjadi wadah kolaborasi yang mampu mempertemukan dunia pendidikan, dunia usaha, profesional, dan generasi muda dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul dan berdaya saing.










