KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pembukaan Peparpeda VIII Banten 2024 diadakan dengan meriah di Tangerang City Center (TCC), Kota Tangerang. Acara ini diawali dengan tarian yang memukau dari sanggar tari asal Kota Tangerang, mengundang antusiasme dari para peserta dan tamu undangan.
Kadispora Banten Dr. H. Ahmad Syaukani, M.Si, menyampaikan dalam sambutannya, “Tujuan kegiatan ini adalah puncak pembinaan atlet disabilitas yang dilakukan dua kali setahun sekaligus persiapan menuju Peparnas yang akan dilaksanakan di Solo. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mengukur kemampuan atlet disabilitas, mencetak generasi atlet masa depan, dan memelihara ketahanan serta persatuan.”
Peparpeda VIII ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 5 Juli dan diikuti oleh pelajar dari 8 kota/kabupaten se-Banten. Sebanyak 276 atlet akan bertanding memperebutkan 190 medali dengan dukungan dari 70 wasit dan juri yang berasal dari NPC.
Pj Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya sebagai tuan rumah, “Sungguh bahagia kami menyambut para atlet yang luar biasa penuh semangat dan kekeluargaan. Kami ucapkan selamat datang di Kota Tangerang sebagai kota wisata olahraga dan semoga bapak dan ibu semua bisa menikmati keberadaannya. Kami berupaya maksimal menyediakan tempat yang terbaik untuk pelaksanaan acara ini, serta dukungan masyarakat akan menambah kemeriahan.”
Dr. Nurdin juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai tuan rumah. “Kami siap memberikan upaya maksimal agar kegiatan ini berjalan sukses, tidak hanya kesiapan venue tapi juga sarana dan prasarana lainnya. Selamat menikmati Kota Tangerang dengan berbagai fasilitasnya,” tambahnya.
Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia, Agus Setiawan yang mewakili Pj Gubernur Banten juga memberikan sambutannya, “Event ini disiapkan untuk atlet disabilitas yang akan berlaga di Peparnas dan dilaksanakan dua tahun sekali. Penyelenggaraan ini menjadi bagian dari pembinaan atlet disabilitas dan evaluasi program yang sudah dilaksanakan, dimana setiap daerah melakukan pembinaan atlet disabilitas yang berjenjang. Selain itu, hendaknya memiliki semangat dalam menjaga nilai luhur olahraga dan menjunjung tinggi sportivitas.”
Perkembangan olahraga disabilitas di Banten menunjukkan peningkatan, dengan posisi 16 di Peparnas 2023, setelah sebelumnya berada di peringkat 15 pada Peparnas 2022 dari 28 provinsi.
“Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk meningkatkan kualitas atlet disabilitas agar mampu bersaing dengan atlet dari provinsi lain,” tutupnya.
Acara pembukaan ini menandai semangat baru bagi para atlet disabilitas di Banten, dengan harapan dapat mencetak prestasi gemilang di masa depan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang menambahkan, bahwa Kota Tangerang menargetkan juara umum sehingga bisa menyandingkan dengan juara umum POPDA XI Banten kemarin.
Dirinya menargetkan, dari 60 medali emas, Kota Tangerang bisa meraih setidaknya 20 medali emas. Sehingga pencapaian ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 15 medali emas.
“Tentunya kita harus memberikan semangat kepada para atlet Kota Tangerang agar dapat memberikan yang terbaik pada perhelatan PEPARPEDA VIII Banten. Harapannya penyelenggaraan ini dapat berjalan sukses, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan dan sukses administrasi,” ucap Kaonang.
Tak hanya itu, Kaonang juga mengungkapkan, seluruh kontingen Kota Tangerang juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Pastinya ini juga merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam melindungi para atlet yang bertanding di setiap event untuk Kota Tangerang.










