Persalinan Caesar ERACS Gratis dengan BPJS Kesehatan, Sri Wulandari Akui Sangat Terbantu

Persalinan Caesar ERACS Gratis dengan BPJS Kesehatan, Sri Wulandari Akui Sangat Terbantu
Persalinan Caesar ERACS Gratis dengan BPJS Kesehatan, Sri Wulandari Akui Sangat Terbantu

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sri Wulandari, warga Kota Tangerang, merasakan langsung kemudahan layanan kesehatan saat menjalani persalinan melalui operasi caesar metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) pada 17 Juni 2026.

Sri menceritakan, sebelum menjalani persalinan, dirinya terlebih dahulu mendapatkan pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yakni Klinik Citra Bangsa. Selama masa kehamilan, kondisi kesehatannya terus dipantau oleh bidan di klinik tersebut sehingga ketika diperlukan tindakan operasi caesar, proses rujukan ke rumah sakit dapat dilakukan dengan cepat.

Bacaan Lainnya

“Saya dirujuk oleh Klinik Citra Bangsa. Prosesnya cukup mudah karena kondisi saya selalu dipantau oleh bidan. Saat harus segera menjalani tindakan operasi caesar, pihak klinik langsung merujuk saya ke rumah sakit,” ujarnya kepada Lensabanten baru-baru ini.

Sri kemudian menjalani persalinan di RSIA Assyifa Karawaci Baru dan melahirkan seorang bayi perempuan. Seluruh biaya persalinan melalui operasi caesar ERACS ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan tanpa biaya tambahan.

“Seluruh biaya persalinan saya gratis 100 persen. Padahal tindakan operasi caesar ERACS biayanya cukup besar,” katanya.

Menurut Sri, pelayanan yang diterimanya selama berada di rumah sakit juga memuaskan. Mulai dari proses administrasi, pelayanan dokter dan bidan, hingga kepulangan pasien berjalan cepat dan tidak berbelit-belit.

“Pelayanannya sangat baik. Dari awal masuk sampai pulang saya dilayani dengan cepat dan ramah,” ungkapnya.

Selain itu, proses pendaftaran BPJS Kesehatan untuk bayi yang baru lahir juga dinilai cukup mudah. Pengurusan administrasi dibantu langsung oleh pihak rumah sakit dengan melengkapi sejumlah dokumen seperti Surat Keterangan Lahir, kartu BPJS ibu, fotokopi KTP ibu, dan Kartu Keluarga.

Secara keseluruhan, Sri mengaku sangat puas dengan layanan BPJS Kesehatan yang diterimanya saat proses persalinan. Ia menilai kehadiran program JKN sangat membantu masyarakat, terutama dalam meringankan beban biaya kesehatan.

Meski demikian, ia berharap ke depan BPJS Kesehatan dapat memperkuat integrasi data dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta rumah sakit. Dengan demikian, data bayi yang baru lahir dapat langsung terdaftar dan kepesertaan BPJS Kesehatannya aktif secara otomatis tanpa perlu proses pelaporan manual dari keluarga.

“Kalau data bayi baru lahir bisa langsung terhubung dan kepesertaannya otomatis aktif, tentu akan semakin memudahkan masyarakat,” tuturnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.