KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kabar duka menyelimuti klub Liga 1, Persita Tangerang, dengan berpulangnya salah satu pemain muda berbakatnya, Hafiz Kurniawan Fitriansyah. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak klub berjuluk Pendekar Cisadane melalui akun Instagram resmi mereka, @persitaofficial, pada Sabtu, 26 April 2025.
Hafiz Kurniawan Fitriansyah merupakan pemain muda binaan asli Persita Tangerang. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini tercatat sebagai anggota skuad Persita Tangerang untuk kelompok usia U-16 dan U-18 di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18 2024/2025.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Hafiz Kurniawan Fitriansyah dari Persita U-18,” tulis Persita Tangerang dalam unggahannya yang dikutip pada Minggu, 27 April 2025.
“Semoga almarhum diampuni segala kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan juga kekuatan. Rest in power, young warrior,” lanjut pernyataan resmi klub.
Hafiz Kurniawan Fitriansyah lahir di Jakarta pada 15 Oktober 2007 dan menghembuskan napas terakhir di usia 18 tahun. Pemain yang akrab disapa Pasha ini sebelumnya menimba ilmu di Akademi Sepak Bola Tangsel Muda, di mana ia bermain sebagai gelandang sebelum bergabung dengan tim junior Persita.
Ucapan belasungkawa juga datang dari klub lain, salah satunya PSM Makassar melalui akun Instagram resmi mereka, @psm_makassar, yang menuliskan, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita.”
Pihak Persita Tangerang tidak memberikan keterangan rinci mengenai penyebab meninggalnya salah satu talenta muda potensial Indonesia ini. Namun, seorang pengguna Instagram dengan akun @444.idhoyy, yang mengaku sebagai teman almarhum, memberikan informasi bahwa Hafiz meninggal dunia akibat tersambar petir saat bermain telepon seluler di depan rumahnya ketika hujan deras disertai petir.
“Assalamualaikum jadi dsni saya sedikit kasih informasi kenapa meninggalnya alm temen saya yang sering dipanggil aca atau nama aslinya alm hafız kurniawan firtiansyah, jadi kronologinya dia sedang bermain hp di depan rumahnya dan keadaan memang lagi hujan dan banyak sekali petir jadi alm tersambar oleh petir, namanya musibh gada yang tau, al-fatihah untuk alm,” tulisnya dengan penuh haru.
Kepergian Hafiz Kurniawan Fitriansyah tentu menjadi kehilangan besar bagi Persita Tangerang dan sepak bola Indonesia. Klub dan para penggemar mengenang kepergian “young warrior” ini dengan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.










