Pj Walikota Tangerang Nurdin Diminta Segera Proses Tukin Pegawai

Sejumlah arapartur negeri sipil (ASN) saat berjalan menuju tempat kerja. Ist

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Walikota Tangerang Dr Nurdin dinilai sibuk dengan kegiatan seremonial dan berimbas terhadap telatnya pencairan tunjangan kinerja (tukin) pegawai bulan Februari. Tukin Pegawai Pemkot Tangerang

“Pj Walikota ini terbuai dengan mainan di Kota Tangerang sampai lupa Tukin pegawai harus dibayarkan. Ini namanya menunda hak yang harus diterima pegawai seharusnya,” kata Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul dalam siaran tertulis yang diterima redaksi, Selasa, 26 Maret 2024. Tukin Pegawai Pemkot Tangerang

Bacaan Lainnya

Adib mengaku pesimis dengan kualitas Pj Walikota dari pusat ini. Jangan sampai penjabat yang memimpin daerah seperti Kota Tangerang ini hanya modal titel semata.Tukin Pegawai Pemkot Tangerang

Sebab Kota Tangerang telah menjadi daerah percontohan skala nasional dan segudang prestasi. Lalu kerja pegawai juga mampu berlari kencang. Hal ini modal yang telah ditanamkan kepemimpinan terdahulu.

“Masuknya Penjabat jangan cuma bikin gaduh dengan membuat kebijakan baru seperti Tukin. Padahal ini pembayaran rutin yang sudah lazim dilakukan. Perlu dipertanyakan jiwa kepemimpinan Pj Walikota Tangerang ini,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Pj Wali Kota Nurdin mengatakan tak ada kendala kaitan anggaran tetapi belum cairnya Tukin karena proses verifikasi yang sedang berjalan di setiap unit kerja.

“Jadi ada sejumlah indikatornya, terkait capaian anggaran, capaian kerja masing masing Pegawai,” kata dia.

Pj Walikota Tangerang, Nurdin, mengatakan bahwa pihaknya sedang merumuskan untuk penyalurannya dan memproses pencairan Tukin ASN.

“Tunjangan hari raya sedang kita proses dan Perwalnya sudah ditandatangani tadi sesuai Permendagri mudah-mudahan segera cair,” ujarnya, Senin, 25 Maret 2024 kemarin.

Ia menilai tukin yang di dapat antar satu OPD dengan OPD yang lainnya bisa jadi berbeda maka itu diperlukan perhitungan yang tepat.

“Bisa jadi antara satu OPD dengan OPD lainnya akan berbeda jumlah yang diterima karena menyangkut dengan prestasi kerja dan capaian kinerja dari masing-masing OPD,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.