TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Refleksi Waisak Nasional Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2026 yang digelar di Kelenteng Boen Tek Bio (BTB), Kota Tangerang, juga diisi dengan kegiatan sosial untuk masyarakat. Dalam acara tersebut, PKB menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako bagi warga Buddhis yang merayakan Waisak.
Sebanyak 100 beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan kepada calon mahasiswa Universitas Buddhi Dharma. Program bantuan pendidikan itu disalurkan melalui Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.
Selain bantuan pendidikan, PKB juga membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat Buddhis. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Refleksi Waisak Nasional PKB 2026.
Wakil Ketua DPP PKB, Daniel Johan, mengatakan bantuan pendidikan diberikan untuk calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Menurutnya, bantuan itu diharapkan membantu mahasiswa agar tetap bisa melanjutkan kuliah.
“Mahasiswa UBD yang memang secara ekonomi kurang, sehingga itu untuk membantu mahasiswa yang secara ekonomi kurang tapi punya semangat kuliah tetap bisa kuliah,” kata Daniel Johan kepada awak media pada Minggu, 17 Mei 2026.
Ia berharap program bantuan tersebut dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan itu juga diharapkan mampu mendorong semangat generasi muda untuk terus menempuh pendidikan tinggi.
Ketua Perkumpulan Yayasan BTB, Ruby Santamoko, menilai kegiatan sosial itu menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat Buddhis. Momentum Waisak, kata dia, menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kepada sesama.
“Sekaligus juga memberikan bantuan santunan berupa paket sembako 500 buat masyarakat Buddhis yang merayakan Waisak,” ujar Ruby.
Ruby berharap bantuan beasiswa KIP tersebut dapat membantu perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Ia juga berharap bantuan itu memberi manfaat bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan ekonomi.
“Mudah-mudahan bantuan ini membawa manfaat bagi kemajuan dunia pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Perkumpulan Boen Tek Bio dan Universitas Buddhi Dharma,” katanya.
Ia menambahkan Perkumpulan Boen Tek Bio merupakan organisasi sosial keagamaan yang telah berdiri sejak tahun 1912. Organisasi tersebut menaungi sejumlah rumah ibadah serta lembaga pendidikan di Kota Tangerang.









