PSEL Mandiri Kota Tangerang Masuk Tahap Pembebasan Lahan, Ketua DPRD: Pengadaannya Sedang Berjalan

PSEL Mandiri Kota Tangerang Masuk Tahap Pembebasan Lahan, Ketua DPRD Pengadaannya Sedang Berjalan
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) mandiri di Kota Tangerang terus bergerak. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap persiapan pembebasan lahan sebagai langkah awal menuju proses pembangunan.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, mengatakan kebutuhan lahan minimal mencapai lima hektare untuk mendukung pengembangan PSEL ke depan. Menurutnya, anggaran pembebasan lahan sudah disiapkan dan proses pengadaannya sedang berjalan.

Bacaan Lainnya

“Secara alokasi anggaran udah, cuma memang proses pengadaannya ini lagi berjalan. Mudah-mudahan bisa segera. Yang punya lahan mudah-mudahan sih oke untuk dibayarkan sisanya nanti dan walaupun anggaran itu buat pembebasan lahan masih kurang, kita akan alokasikan sisanya di perubahan,” katanya kepada wartawan pada Selasa, 2 Juni 2026.

Persiapan Menuju Tahap Lelang

Rusdi menjelaskan, penguasaan lahan baik secara fisik maupun administrasi menjadi prioritas agar proyek dapat segera melangkah ke tahap berikutnya. Setelah seluruh persyaratan dasar terpenuhi, proses lelang ditargetkan bisa segera dilaksanakan.

“Yaitu bisa di base 2. Paling telat-telatnya base 3 lah. Tapi ini lagi masih proses dan kita punya banyak reasoning lah kenapa kemudian kita mohonkan mandiri,” ujarnya.

Menurut Rusdi, pembangunan PSEL secara mandiri menjadi pilihan yang lebih efektif dibandingkan harus bergabung dengan daerah lain. Selain lebih efisien dari sisi anggaran, pengelolaan dan pengawasannya juga dapat dilakukan langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

“Kalau kegiatannya terpusat di sebelah, di kabupaten, ada pembengkakan biaya operasional juga lumayan. Mau tidak mau itu juga jadi salah satu bahan pertimbangan, dan gangguan sosialnya bakal lebih besar. Lebih enak di wilayah kita, kendalinya masih dalam kewenangan kita dibandingkan di daerah lain yang di luar kendali kita. Mau tidak mau, akhirnya mandiri ini menjadi sebuah pilihan logis buat kita untuk eh menjalankan terkait sama PSEL di Kota Tangerang,” ucapnya.

Manis Jaya Jadi Lokasi Alternatif

Untuk lokasi pembangunan, Kecamatan Jatiuwung tepatnya Kelurahan Manis Jaya menjadi salah satu alternatif yang dinilai layak. Kawasan tersebut dipilih karena masih memiliki ruang yang memungkinkan untuk pengembangan jangka panjang.

“kita bicara ke depan. Pilihan lokasi itu yang bisa kita buat pengembangan ke depannya. Jadi, mau tidak mau pilihannya harus ada space lahan yang memang masih kosong,” tambahnya.

Rusdi menilai kebutuhan pengolahan sampah akan terus meningkat seiring pertumbuhan wilayah dan jumlah penduduk. Karena itu, ketersediaan lahan yang memadai menjadi faktor penting agar kapasitas PSEL dapat ditingkatkan di masa mendatang.

“Dan lahan itu menjadi satu prasyarat lah, jangan hanya lahan itu cukup 5 hektar yang hanya untuk program sekarang, pengembangan yang lain. Harapannya itu,” imbuhnya.

Sosialisasi ke Warga Harus Dipersiapkan

Selain aspek pembangunan, Rusdi juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi proyek. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan langkah komunikasi sejak awal agar warga memahami sistem pengelolaan sampah yang akan diterapkan.

“Ketika memang itu sudah ditetapkan dan sudah ada proses pembebasan, ke depannya sebelum project ini berjalan, LH mau tidak mau diharuskan mensosialisasikan ke masyarakat sekitar. Pastikan pola pengelolaan sampahnya itu pasti berbeda dengan yang ada di Rawa Kucing. Karena kalau melihat acuannya tuh yang sudah berjalan kayak di Benowo, dari jarak 100 meter udah enggak kecium bau. Mudah-mudahan secara teknologi yang hari ini berkembang dalam pengelolaan sampah, pengelolaan sampahnya jauh lebih baik dan tidak punya efek terhadap masyarakat sekitar, khususnya pencemaran bau dari sampah itu sendiri,” ujarnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.