KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Seorang petugas keamanan (satpam) mengalami luka akibat dugaan penusukan yang dilakukan oleh rekan kerjanya di Jalan Alamanda VII, Bencongan Indah, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 29 Mei 2026 kemarin sekitar pukul 19.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar, termasuk Rizal, seorang penjual soto yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Ia mengaku kaget saat seorang satpam datang ke warungnya dalam kondisi panik karena diduga dikejar oleh kelompok rekan kerjanya.
Menurut Rizal, keributan bermula di depan kawasan tempat kejadian. Ia mendengar informasi bahwa seorang satpam yang berasal dari Lampung diduga ingin menjadi sasaran pengeroyokan oleh kelompok korban.
“Ya ndak tahu juga sih, ributnya mah dari depan gitu. Ramai di depan. Katanya sih, yang saya lihat sih itu si dikeroyok orang satpam sama satpam dikeroyok. Yang dikeroyok itu orang Lampung,” kata Rizal saat ditemui di lokasi, Selasa, 2 Juni 2026.
Rizal menuturkan, pria yang diduga ingin menjadi korban pengeroyokan itu kemudian berlari ke arah warungnya untuk menyelamatkan diri. Dalam kondisi panik, ia disebut mengambil sebilah pisau yang berada di warung tersebut.
“Yang kroyok itu bawa senjata terus mungkin yang orang Lampungnya (pelaku) panik kali ya, bawa senjata dia larinya ke sini, ke warung. Ya kita juga nggak tahu apa-apa, langsung ke sini aja. Sampe nabrak meja segala macem, berantakan. Ngambil pisau langsung,” ucapnya
“Ya panik namanya orang bawa senjata yang nyerangnya bawa senjata akhirnya ya ditusuk gitu. Mungkin dia ngambil pisau dari warung,” sambungnya.
Usai kejadian, terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi untuk menghindari kejaran dari rekan-rekan korban.
“Sempat ada yang mengejar, tapi sepertinya tidak berhasil. Mungkin karena melihat temannya sudah terluka, mereka akhirnya fokus membawa korban untuk mendapatkan pertolongan,” tambah Rizal.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap kejadian serta mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.









