JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Perjalanan sebuah karya musik tidak selalu berjalan singkat. Hal tersebut tergambar dari proses penggarapan single terbaru Pusakata berjudul “Anakku” yang membutuhkan waktu hampir empat tahun.
Lagu yang mengangkat tema kasih sayang seorang ayah terhadap anak tersebut pertama kali melalui proses produksi di Rucs Studio, Makassar, pada 21 Oktober 2022. Namun, proses penyelesaiannya baru benar-benar rampung pada 14 Agustus 2026 di Jakarta.
Rentang waktu yang cukup panjang itu terjadi karena Pusakata memiliki sejumlah kesibukan lain di dunia musik. Salah satu agenda yang harus diprioritaskan adalah penyelesaian album bersama Parade Hujan, termasuk menjalani rangkaian tur promosi.
Meski sempat tertunda, Pusakata tetap membawa gagasan awal lagu tersebut hingga akhirnya berhasil menyelesaikan seluruh proses produksinya.
Menariknya, ide penciptaan “Anakku” sebenarnya bermula dari pengalaman spontan ketika Pusakata menerima tantangan dalam podcast Vindes bersama Vincent dan Desta. Ia diminta membuat lagu dadakan dengan tema kehidupan anak-anak ketika sosok ayah telah tiada.
“Terima kasih untuk Vindes, khususnya Desta dan Vincent, yang menjadi rahim tempat lagu ini lahir,” ujar Pusakata.
Dari tantangan tersebut, lahirlah sebuah lagu yang kemudian berkembang menjadi ungkapan kasih sayang dan penerimaan seorang ayah. Pusakata tidak hanya mengangkat sisi kehilangan, tetapi juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh dan meraih impian.
Secara musikal, “Anakku” dikemas dalam balutan pop sederhana yang mengedepankan kekuatan emosi dan kedalaman pesan. Pendekatan tersebut membuat lagu ini terasa personal sekaligus memiliki kedekatan dengan pengalaman banyak keluarga.
Bagi Pusakata, karya tersebut juga menjadi persembahan khusus bagi kelima buah hatinya, Jingga, Gaura, Pusakata, Bashera, dan Barda. Mereka menjadi bagian penting dalam kehidupannya serta perjalanan tumbuhnya ide-ide musikal sang musisi.
Dalam proses menuju perilisan, dukungan Yamaha Musik Indonesia dan Yamaha Guitarid turut mengawal kelahiran lagu tersebut hingga dapat dinikmati publik.
Setelah melalui perjalanan panjang, “Anakku” akhirnya menemukan waktunya untuk diperkenalkan kepada pendengar. Pusakata berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi para orang tua sekaligus pengingat bahwa cinta kepada anak bukan hanya tentang memberikan arahan, melainkan juga menerima mereka dengan sepenuh hati.
Single “Anakku” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. (san/*) #foto dok. pusakata









