KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengadakan rapat paripurna dengan dua agenda utama. Pertama, adalah pandangan umum dari fraksi-fraksi terhadap penjelasan Wali Kota tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024. Kedua, adalah paripurna untuk mendapatkan jawaban dari Wali Kota terkait pandangan umum yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi.
Dalam penyampaian pandangan umumnya, juru bicara fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang, Prawoto, menekankan pentingnya kedinamisan dan perubahan dalam mengikuti perkembangan yang adaptif. Namun, perubahan harus selalu berada dalam batas-batas hormat, kepatutan, dan kepantasan yang tidak merugikan pihak lain, bahkan seharusnya membawa manfaat bagi banyak pihak.
Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya evaluasi terhadap realisasi kegiatan prioritas pembangunan. Mereka juga mencermati program prioritas pembangunan daerah dan kebijakan keuangan daerah dalam RAPBD 2024, terutama terkait target pendapatan daerah yang mengalami penurunan.
“Namun perubahan itu harus tetap dalam koridor hormat, kepatutan dan kepantasan yang tidak mencederai pihak lain atau bahkan harus membawa manfaat bagi banyak pihak,” katanya, Rabu 13 September 2023.
“Sementara itu berkaitan dengan pendapatan daerah khususnya target yang bersumber dari retribusi daerah mengalami penurunan dibanding tahun 2023 sebesar Rp 22 miliar atau 21 persen, Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan alasan penurunan tersebut,” ungkapnya.
Fraksi Gerindra mengharapkan peningkatan pendapatan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), seiring dengan visi Kota Tangerang untuk menjadi kota mandiri. Mereka menekankan bahwa peningkatan PAD adalah tolak ukur kemajuan kota.
“Tentu yang lebih diutamakan adalah peningkatan PAD yang akan menjadi hal menggembirakan. Sebab ini menjadi tolak ukur bahwa Kota Tangerang terus berkembang dan dapat memaksimalkan potensi daerah sebagai sektor pendapatan. Namun jika PAD menurun, justru Fraksi Gerindra juga akan berpandangan sebaliknya,” ujarnya.
Fraksi Golkar menyoroti alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan dalam RAPBD 2024, Pemkot Tangerang menganggarkan pelayanan dasar bidang pendidikan sebesar Rp 1,3 triliun serta bidang kesehatan sebesar Rp 953,65 miliar. Mereka ingin tahu program dan kegiatan apa yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan pada tahun tersebut.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, memberikan jawaban terhadap pandangan umum tersebut. Dia menjelaskan bahwa anggaran pendidikan digunakan untuk penyediaan sarana prasarana yang memadai, program pendidikan gratis, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan pembangunan SMP Negeri di berbagai kecamatan.
“Untuk anggaran pendidikan sebesar Rp 1,30 triliun dapat kami jelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik khususnya dalam bidang pendidikan melalui penyediaan sarana prasarana yang memadai dan juga program pendidikan gratis baik negeri maupun swasta,” tuturnya.
Di bidang kesehatan, ada empat program yang mendukung pembangunan kesehatan di Kota Tangerang, seperti pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, program sediaan farmasi, alat kesehatan, makanan dan minuman, serta program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
“Termasuk juga upaya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik yang membutuhkan anggaran terbesar, sejumlah Rp 619,19 miliar yang digunakan untuk membiayai kegiatan adninistrasi keuangan berupa pembayaran gaji pns, gaji P3K, tambahan penghasilan pegawai dan tunjangan profesi guru serta administrasi perencanaan, kepegawaian, administrasi BMD, dan administrasi umum perangkat daerah. Sementara itu, dalam rangka pemerataan kapasitas sekolah terutama SMP, pada tahun ini Pemkot sedang dalam proses pembangunan SMP Negeri di Kecamatan Pinang sehingga saat ini di setiap kecamatan sudah tersedia dua SMP Negeri,”imbuhnya.
Rapat paripurna ini menjadi forum penting untuk membahas RAPBD 2024 dan memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan akan digunakan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.








