TANGERANG SELATAN, LENSABANTEN.CO.ID – Upaya pencurian sepeda motor terjadi di kawasan Granada, BSD, Tangerang Selatan, pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 07.15 WIB. Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah pelaku kepergok warga saat beraksi di pagi hari.
Korban diketahui merupakan petugas keamanan (security) di Klinik Loka Medika, kawasan Kencana Loka BSD Sektor 12. Beruntung, sepeda motor milik korban tidak sempat dibawa kabur karena pelaku lebih dulu ketahuan.
Saksi mata, Dwiki Herdiman, menyampaikan bahwa pelaku berjumlah dua orang. Keduanya diduga sudah merencanakan aksi pencurian tersebut.
“Infonya terjadi pencurian kendaraan bermotor, korban adalah salah satu petugas di Klinik Loka Medika, Kencana Loka BSD Sektor 12,” ujarnya kepada Lensa Banten saat dikonfirmasi.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pengejaran. Dari dua pelaku, satu berhasil diamankan di kawasan perempatan Granada Square, sementara satu lainnya berhasil melarikan diri.
BACA JUGA : Curanmor Bersenpi di Tangerang, Empat Remaja Ditangkap Polisi
“Tersangka berjumlah dua orang, namun yang berhasil tertangkap satu orang di lokasi perempatan Granada Square dan langsung diberikan salam olahraga,” tambahnya.
Situasi sempat memanas karena pelaku yang tertangkap menjadi sasaran amuk massa. Sekitar 30 menit setelah kejadian, polisi datang untuk mengamankan pelaku dari kerumunan warga yang semakin tidak kondusif.
Sebelum polisi tiba, pelaku sempat diamankan oleh petugas dari Dinas Perhubungan yang berada di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pemanggilan, aparat dari Polres Tangerang Selatan datang dan langsung membawa pelaku untuk penanganan lebih lanjut.
Diketahui, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Sebelumnya, kasus pencurian sepeda motor juga pernah terjadi di Klinik Loka Medika, sehingga peristiwa ini menjadi yang kedua kalinya.
Pelaku yang tertangkap disebut berasal dari Lampung, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pencarian. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.









