KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dan Maryono Hasan, membawa visi besar untuk menjadikan Kota Tangerang lebih kolaboratif, maju, sejahtera, berkelanjutan, dan berakhlakul karimah.
Dengan mengusung program unggulan “3G” yang mencakup Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako Murah, pasangan yang dikenal dengan singkatan SAMA ini berkomitmen untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh.
“Kami ingin membangun sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlakul karimah. Di sektor ekonomi, kami berharap Kota Tangerang bisa menjadi kota yang inovatif, maju, dan harmonis,” ujar Sachrudin.
Ia juga menambahkan, jika terpilih, pasangan SAMA akan meningkatkan infrastruktur yang lengkap, terintegrasi, dan inklusif, menciptakan lingkungan hidup berkualitas, serta membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, inovatif, dan berintegritas.

Tantangan Pendidikan dan SDM
Pengamat politik Kota Tangerang, Ahmad Syailendra, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang. Data BPS Kota Tangerang dari Susenas 2023 menunjukkan adanya penurunan angka partisipasi murni (APM) dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
- APM SD: 99,34%
- APM SMP: 83,75%
- APM SMA: 64,71%
- APM Perguruan Tinggi: 27,76%
Meskipun kebijakan pendidikan SMA berada di bawah kewenangan provinsi, Syailendra menegaskan perlunya kolaborasi lintas pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia juga menyarankan agar pasangan SAMA memperluas cakupan beasiswa pendidikan, termasuk menggagas kebijakan inovatif di luar program Bansos Mahasiswa.
Selain itu, program pendidikan gratis SD-SMP yang sudah berjalan perlu dioptimalkan untuk mendukung visi peningkatan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Tantangan Ketenagakerjaan dan Generasi Muda
Tantangan lain yang dihadapi Kota Tangerang adalah tingkat pengangguran sebesar 6,67% atau setara dengan 63.530 jiwa dari total angkatan kerja sebanyak 876.844 jiwa (data BPS Provinsi Banten 2023).
“Pasangan Sachrudin dan Maryono harus mampu menyiapkan lapangan kerja produktif, khususnya untuk generasi milenial dan Gen Z,” ujar Syailendra.
Selain menciptakan peluang kerja, ia juga menyoroti perlunya perhatian terhadap isu kesehatan mental yang kerap melanda generasi muda agar tidak menjadi beban sosial.
Kota Tangerang, yang memiliki lokasi strategis di wilayah Jabodetabek, diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya berupa konsep, tetapi juga aplikatif untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Dengan program “3G”, pasangan SAMA diharapkan dapat merealisasikan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Tangerang.









