KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Kemudahan layanan administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin dirasakan oleh peserta. Hal ini dialami oleh salah satu peserta JKN asal Cipondoh, Kota Tangerang, Ayu Anggraeni (25).
Ayu berbagi cerita terkait pengalamannya pada saat datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk melakukan perubahan data, meliputi fasilitas kesehatan (faskes), alamat email, dan nomor handphone yang terdaftar.
“Saya kesini mau melakukan perubahan data kepesertaan saya. Soalnya dulu kan saya tinggal di luar kota Tangerang, sekarang sudah disini jadi mau pindahin data-data juga. Berhubung sudah sejak lama menjadi peserta program JKN dan rutin menggunakan programnya. Jadi ya data kepesertaannya harus selalu update, agar bisa menggunakan program ini tanpa pusing memikirkan data tidak valid,” ujar Ayu pada Jumat 12 September 2025.
Awalnya, Ayu mengira proses tersebut akan memakan waktu lama dan harus menunggu antrian panjang di loket pelayanan seperti dahulu.
Namun, setibanya di kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang, dirinya merasa lega karena ternyata proses administrasi tersebut dapat terbantu langsung melalui petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk. Dengan panduan sederhana, semua perubahan data dapat selesai dengan cepat tanpa harus mengantri panjang.
BACA JUGA : Tuntutan UMK Tangerang 2026 Menguat, Buruh Desak Kenaikan 11,28 Persen
“Alhamdulillah, saya sempat khawatir antri lama. Berhubung kerjaan saya kan di daycare, tentu tidak bisa ditinggal lama. Ternyata begitu datang ke kantor, ditanya sama security keperluannya apa, akhirnya diarahkan untuk download aplikasi Mobile JKN. Katanya dengan aplikasi tersebut bisa lakukan perubahan data disitu saja. Saya coba dan dibantu oleh securitynya, eh ternyata langsung bisa beres semua. Jadi tidak harus berlama-lama menunggu di dalam,” tuturnya.
Ayu turut menambahkan, perubahan data faskes menjadi hal yang penting karena selama ini ia harus melakukan perawatan gigi di RSUD Malang Prapatan. Padahal, tempat tinggalnya kini berada di Cipondoh, Kota Tangerang.
Dengan adanya perubahan faskes sesuai domisili terkini, ia merasa jauh lebih terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN dapat memudahkan peserta untuk melakukan pelayanan administrasi tanpa perlu jauh-jauh datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.
BACA JUGA : BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025, Gen Z Siap Perkuat Literasi JKN
“Saya rutin melakukan perawatan gigi karena ada yang bermasalah di gigi saya. Kalau dulu, perawatan gigi saya dilakukan di RSUD Malang Prapatan. Tapi sekarang kan sudah tinggal di Tangerang, jadi memang harus disesuaikan biar lebih mudah. Apalagi kerja saya di daycare, waktu terbatas sekali untuk izin. Dengan perubahan faskes ini, saya bisa langsung lanjut berobat gigi di rumah sakit yang lebih dekat. Jadi lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas kerja,” jelasnya.
Menutup ceritanya, Ayu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan atas kemudahan layanan administrasi yang semakin mudah, cepat, dan ramah peserta.
Menurutnya, inovasi pelayanan ini benar-benar membantu masyarakat, terutama bagi pekerja aktif yang sulit meninggalkan pekerjaan dalam waktu lama. Ini merupakan langkah besar yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan untuk membantu masyarakat Indonesia.
Ia berharap BPJS Kesehatan dapat terus berbenah untuk menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, ia berharap masyarakat juga semakin peka untuk mencari tahu informasi terbaru terkait program JKN agar dapat memanfaatkannya secara optimal.
BACA JUGA : Tuntutan UMK Tangerang 2026 Menguat, Buruh Desak Kenaikan 11,28 Persen
Ayu meyakini bahwa sinergi antara pelayanan yang terus ditingkatkan dan partisipasi aktif masyarakat dalam memahami hak serta kewajibannya akan menciptakan ekosistem jaminan kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Indonesia yang sehat dan sejahtera bisa tercapai bersama.
“Jujur saya puas banget, prosesnya mudah sekali. Kalau saya tahu dari awal, ngurusnya bisa dari tempat kerja saya saja. Tidak ribet seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Alhamdulillah sekarang saya bisa melanjutkan perawatan dengan tenang dan tetap fokus kerja. Saya berharap kemudahan ini dapat terus ditingkatkan oleh BPJS Kesehatan dan tentunya masyarakat juga harus proaktif mencari tahu. Tapi dibalik harapan saya, saya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan,” pungkasnya.










