Terik Tak Biasa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Panas di Tangerang

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Cuaca panas dalam beberapa hari terakhir dirasakan masyarakat di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Kondisi ini membuat aktivitas di siang hari terasa lebih terik dibandingkan biasanya.

“Suhu panas dipengaruhi berkurangnya tutupan awan, sehingga radiasi matahari ke permukaan bumi menjadi lebih optimal,” ujar Forecaster on Duty BBMKG Wilayah II Nindya Pradita kepada Lensa Banten saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp pada Senin, 16 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Akibat kondisi tersebut, suhu udara yang dirasakan masyarakat terasa lebih panas dari biasanya. Meski demikian, secara umum suhu udara di wilayah Tangerang masih berada dalam kategori normal.

“Dalam seminggu terakhir suhu udara maksimum berkisar antara 33,7 hingga 36,2 derajat Celsius,” katanya.

BMKG mencatat suhu tertinggi terjadi pada 13 Maret 2026. Pada hari tersebut suhu udara mencapai angka yang berada di atas kondisi normal.

“Pada 13 Maret 2026 suhu udara tercatat mencapai 36,2 derajat Celsius,” tuturnya.

Selain berkurangnya awan, kondisi ini juga dipengaruhi faktor musim. Wilayah Tangerang, khususnya bagian utara, diperkirakan mulai memasuki awal musim kemarau.

“Wilayah Tangerang bagian utara diprediksi mulai memasuki awal musim kemarau pada Maret 2026,” paparnya.

BMKG memperkirakan awal musim kemarau di wilayah Tangerang berlangsung pada periode Maret hingga Mei 2026. Kondisi ini membuat cuaca cerah berpotensi lebih sering terjadi.

“Awal musim kemarau di Tangerang diperkirakan terjadi pada Maret hingga Mei 2026,” jelasnya.

Dalam beberapa hari ke depan, cuaca diperkirakan masih cenderung cerah. Karena itu masyarakat diminta mewaspadai suhu udara yang cukup panas.

“Cuaca beberapa hari ke depan masih cenderung cerah sehingga suhu udara berpotensi terasa panas,” ujarnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan. Terutama dengan mencukupi kebutuhan cairan dan melindungi diri dari paparan matahari.

“Gunakan sun screen, minum air yang cukup saat sahur dan berbuka, serta gunakan pelindung kepala saat beraktivitas lama di luar ruangan,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.