JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – The Rain, band asal Yogyakarta yang telah berkiprah lebih dari dua dekade, kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia.
Dikenal sebagai salah satu band yang tetap solid tanpa pergantian personel sejak didirikan pada tahun 2001, The Rain terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya yang mengesankan.
Personel band ini tetap terdiri dari Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal), dan Aang Anggoro (drum, vokal).
Band yang memulai kariernya pada era kaset pita, kemudian merambah ke compact disc (CD), dan bahkan turut memanfaatkan platform digital musik streaming, kini tengah mengerjakan album kedelapan mereka.
Setelah merilis tujuh album studio, The Rain berfokus untuk menciptakan album terbaru dengan pendekatan yang berbeda dibandingkan sebelumnya.
Menurut Iwan Tanda, proses pembuatan album kali ini dilakukan secara bertahap. “Kami mengerjakan lagu per lagu, tanpa ada tenggat waktu. Kalau dulu, kami bisa berkutat selama satu atau dua bulan di studio untuk menyelesaikan sebuah album, sekarang kami memilih cara yang lebih santai dan fokus pada tiap lagu,” ujar Iwan.
Sebagai seorang musisi yang terinspirasi oleh karya-karya legendaris Iwan Fals dan Ebiet G. Ade, Indra menceritakan bagaimana masa kecilnya yang penuh dengan lagu-lagu tersebut mempengaruhi cara ia menulis lagu ini.
“Dulu waktu SD, saya sering mendengarkan kaset album Camellia I-IV dari Ebiet G. Ade milik ayah saya, sambil membaca lirik-liriknya. Begitu juga dengan lagu-lagu Iwan Fals yang saya dengarkan sambil berjalan kaki ke sekolah. Semua itu memberikan pengaruh besar dalam penulisan lagu ini,” kenang Indra.
Lagu “Perihal Kepekaan” sendiri menggambarkan tema hubungan yang sensitif, tentang seseorang yang dianggap kurang peka oleh pasangannya. Dengan lirik yang lugas dan sentuhan musikal yang emosional, lagu ini diharapkan dapat menjadi “kado indah” bagi para penggemar yang telah lama menantikan karya terbaru dari The Rain.
Aang Anggoro, drummer sekaligus vokalis The Rain, menambahkan bahwa lagu ini menceritakan tentang kepekaan dalam sebuah hubungan. “Kami berharap lagu ini bisa menyentuh hati teman-teman yang sudah lama menunggu karya terbaru kami”tuturnya.
Dengan perjalanan panjang lebih dari 22 tahun, The Rain terus membuktikan bahwa mereka adalah salah satu band yang tak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan tetap setia pada identitas musikal mereka.
Lagu “Perihal Kepekaan” adalah bukti bahwa meskipun waktu terus berjalan, kualitas dan dedikasi The Rain dalam bermusik tidak pernah pudar. (san/*) #foto: dok.the rain










