CISAUK, LENSABANTEN.CO.ID – Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta BSD Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten menargetkan 2.500 orang penerima mahasiswa setiap tahunnya. beasiswa di Unika Atma Jaya
Para penerima beasiswa tersebut di jaring dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Bahkan tidak sedikit dijaring dari wilayah Indonesia Timur, seperti Papua dan Maluku. beasiswa di Unika Atma Jaya
Fr. Indah Tri Utami, S.T. Kepala kantor beasiswa Atma Jaya menjelaskan, penjaringan penerima beasiswa dilakukan berdasarkan dua kriteria utama yakni bagi mereka yang memiliki keterbatasan keuangan serta berprestasi. beasiswa di Unika Atma Jaya
Namun demikian, kata Indah pihaknya fokus pada mereka calon penerima beasiswa yang tidak mampu secara finansial.
“Untuk tahun 2024 ini kami ada dana 37 miliar. Setiap tahun Unika Atma Jaya itu berkomitmen memberikan beasiswa dimana besarannya setiap tahun meningkat,”ujarnya, Rabu, 24 April 2024.
Kata dia, pada tahun 2023 nilai beasiswa Rp30 miliar pada 2024 meningkat jadi Rp32 miliar. “Untuk angka Rp37 miliar darimana, 5 miliarnya itu dari kolaborasi dengan pihak eksternal,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr.dr. Yuda Turana, Sp.S (K) selaku Rektor Unika Atma Jaya menyampaikan, saat ini tengah mengupayakan di setiap program studi (prodi) yang ada hadir center-center mandiri yang baru.
“Kami ingin bagaiamana konekting antara prodi ini kuat, kami ingin di setiap prodi-prodi ini ada center kolaboratif. Center tempe sudah ada, center rempah-rempah sudah ada, sebentar lagi ada center aginng kombinasi antara biologi dan kedokteran,”ungkapnya.
Dia berharap bidang-bidang keilmuan berkontribusi langsung melaluui penelitian berkolaborasi dan menghasilkan suatu penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Dalam konteks kampus Atma Jaya BSD salah satu yang harus diperkuatkan adalah yakni soal branding, misal disini itu kuat soal suistanibility bagaimana pemanfaatan energi kecil menghasilkan energi berkali lipat dan itu menjadi konsen Atma Jaya BSD,”pungkasnya.









