KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Setelah hampir dua pekan berjibaku memadamkan api, petugas memastikan kondisi TPA kini sudah aman.
Kebakaran yang terjadi sejak 30 Juni 2026 itu menghanguskan sekitar 15 hektare timbunan sampah. Asap tebal dari kebakaran juga memaksa sekitar 150 kepala keluarga (KK) mengungsi ke kantor desa di Desa Tanjakan Mekar dan Desa Mekarsari.
Meski api telah padam, petugas masih terus melakukan proses pendinginan. Penyiraman tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.
“Iya betul sudah 100 persen padam,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, saat dikonfirmasi pada Senin, 13, Juli 2026.
Penyiraman akan terus dilakukan selama tiga hingga empat hari ke depan. Langkah ini menjadi upaya antisipasi agar tidak muncul lagi api maupun kepulan asap dari timbunan sampah.
“Untuk mengantisipasi agar tidak timbul api atau asap lagi, mobil Damkar tetap melakukan penyiraman timbunan sampah di TPA Jatiwaringin selama tiga sampai empat hari ke depan,” ujarnya.
Selama 11 hari proses pemadaman, petugas gabungan dari BNPB, BPBD Kabupaten Tangerang, TNI, Polri, relawan, dan tim pemadam kebakaran dari Tangerang Raya bekerja tanpa henti. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara agar api dapat segera dikendalikan.
Tiga unit helikopter water bombing dikerahkan untuk menjatuhkan air ke titik-titik kebakaran dari udara. Selain itu, petugas juga menggunakan metode injeksi pipa dengan cairan flame freeze untuk memadamkan api yang berada di dalam timbunan sampah.
Usai kebakaran berhasil diatasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyiapkan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Salah satunya dengan membangun embung sebagai sumber air dan memasang jaringan hidran di kawasan TPA Jatiwaringin.
“Pembuatan embung di sekitar TPA,” jelas Taufik.
“Di awal lima unit dulu,” tutupnya.
Meski kebakaran telah dinyatakan padam 100 persen, petugas gabungan masih tetap bersiaga di lokasi hingga proses pendinginan selesai. Pemkab Tangerang berharap pembangunan embung, jaringan hidran, serta langkah mitigasi lainnya dapat mencegah kebakaran serupa kembali terjadi di TPA Jatiwaringin.










