KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran melanda sebuah pabrik pengolahan karung bekas menjadi biji plastik di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 13 Juli 2026.
Kobaran api yang cepat membesar membuat para karyawan panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang yang menerima laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan warga sekitar langsung menuju lokasi. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam beserta sekitar 35 personel dikerahkan untuk menjinakkan api.
Komandan Pos Damkar Sepatan, Syafrullah, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar sehingga proses pemadaman langsung dilakukan dengan mengerahkan armada dari sejumlah pos damkar.
“Kami menerima laporan dari Pusdalops dan warga. Saat petugas tiba, api sudah membesar. Sebanyak tujuh unit pemadam dari Pos Sepatan, Pakuhaji, Kosambi, Mako Curug, Pasar Kemis, Mauk, dan Rajeg kami kerahkan dengan total sekitar 35 personel,” kata Syafrullah, saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan para karyawan, api diduga pertama kali muncul dari tumpukan karung di bagian tengah pabrik sebelum merambat ke tumpukan plastik. Namun, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
“Menurut keterangan karyawan, api berasal dari tumpukan karung di tengah pabrik. Untuk penyebab pastinya kami belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian,” ujarnya.
Syafrullah menjelaskan proses pemadaman berjalan lancar karena sumber air berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Meski material karung dan plastik yang terbakar sempat menyulitkan petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan dan kini tinggal menyisakan proses pendinginan.
“Saat ini tinggal proses pendinginan. Tidak ada korban karena saat kejadian para pekerja berhasil menyelamatkan diri,” tuturnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Mauk masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.










