TANGERANG – Polisi menangkap seorang pria yang diduga melakukan penusukan terhadap warga dengan secara acak di lima lokasi berbeda. Pria itu berinisial KM.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengatakan pelaku ditangkap di kediamannya di kawasan Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/7/2026) pukul 11.30 WIB.
“Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan pengamanan sesuai prosedur,” kata Jauhari dalam keterangannya, Minggu, (12/7/2026)
Jauhari menjelaskan kasus pertama yang dilakukan terduga pelaku yakni pada 11 Mei 2026 di Jalan Sawo X, Kelurahan Cibodasari. Korban bernama Sunarah.
Ia menceritakan kejadian itu bermula saat korban tengah mengandarai sepeda motor. Tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan menusuk bagian punggung Sunarah.
“Korban awalnya hanya merasa seperti tersengat. Namun sesampainya di tempat kerja, rekannya menemukan luka robek pada bagian punggung kanan hingga korban harus menjalani pemeriksaan medis dan visum,” ujar Jauhari.
Lebih lanjut, pelaku kembali melakukan tindakan serupa. Kali ini dilakukan di di Jalan Bawang VII, Kelurahan Cibodasari, Kota Tangerang, Kamis, (9/7).
Kejadian itu terjadi saat korban bernama Zaidan sedang berjalan menuju minimarket. Lalu, korban diduga tiba-tiba diserang pelaku dari belakang menggunakan sepeda motor.
“Korban merasakan perih di bagian pinggang sebelah kanan. Setelah diperiksa, ternyata mengalami luka yang mengeluarkan darah hingga harus mendapatkan penanganan medis dengan dua jahitan,” ungkapnya.
Atas dasar itu, korban membuat laporan kepolisian ke Polres Metro Tangerang Kota. Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung melakukan tindakan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku.
“Sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diduga digunakan saat beraksi serta pakaian yang dikenakan pelaku ketika melakukan aksi penganiayaan,” ucap Jauhari.
Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya korban lain dengan pola kejadian serupa.
Kapolres menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang diduga dilakukan pelaku.
“Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku dan mendalami kemungkinan adanya korban lain. Masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa diharapkan segera melapor agar dapat dilakukan pendalaman,” ujarnya.










